Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Flight to Ireland
1
Suka
601
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

BAB 1 — POV PUTRI

Flight to Ireland

Aku selalu berpikir, kalau hati sedang hancur, rumah adalah tempat paling aman untuk bersembunyi.

Ternyata aku salah.

Rumah justru tempat paling banyak menyimpan kenangan.

Ada cangkir kopi yang biasa dia pakai. Ada jaketnya yang masih tergantung di belakang pintu. Bahkan sofa di ruang tamu seolah masih menyimpan bentuk tubuhnya.

Malam itu aku akhirnya menyerah.

Aku membuka laptop, mencari penerbangan terjauh yang bisa kubeli tanpa terlalu banyak berpikir.

Jakarta — Dublin.

Irlandia.

Kenapa Irlandia?

Aku sendiri tidak tahu.

Mungkin karena aku ingin pergi sejauh mungkin dari seseorang yang sudah membuatku tidak percaya pada cinta.

Atau mungkin karena aku ingin membuktikan bahwa hidupku masih bisa berjalan tanpa dia.

Aku membeli tiket.

Sendirian.

Tanpa teman. Tanpa keluarga. Tanpa rencana yang jelas.

Hanya satu koper besar, satu tas tangan, dan hati yang rasanya seperti baru saja dihancurkan berkeping-keping.

Di bandara, aku duduk sendirian sambil menatap layar keberangkatan.

DUBLIN — BOARDING SOON.

Aku menarik napas panjang.

“Putri, kamu benar-benar gila,” gumamku pada diri sendiri.

Seminggu lalu aku masih membayangkan masa depan bersamanya.

Hari ini aku justru pergi ke negara yang bahkan belum pernah kudatangi.

Mungkin inilah yang orang-orang sebut healing.

Kabur sebentar dari kenyataan.

Atau mungkin aku memang cuma pengecut yang tidak tahu bagaimana menghadapi patah hati.

Aku memasukkan ponsel ke dalam tas.

Tak ada pesan darinya.

Dan anehnya...

untuk pertama kalinya, aku tidak menunggu.

Aku berdiri ketika panggilan boarding terdengar.

Koper kutarik di belakangku.

Langkahku masih berat, tetapi aku tetap berjalan menuju gerbang.

Aku belum tahu apa yang akan kutemukan di Irlandia.

Tempat baru?

Teman baru?

Atau mungkin cinta baru?

Aku bahkan belum berani memikirkan kemungkinan terakhir itu.

Karena saat ini aku cuma punya satu tujuan:

Pergi sejauh mungkin dari masa lalu.

Dan aku tidak tahu...

di penerbangan menuju Dublin itu, ada tiga orang asing lainnya yang ternyata membawa luka mereka masing-masing.

Empat orang.

...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
Flight to Ireland
Willia Mangun Putr
Novel
Si Kecil di Dalam Diriku
Putri Rafi
Flash
Cheese Lovers
Hans Wysiwyg
Flash
KESETIAAN DI PERON DUA
Desto Prastowo
Novel
ALFA
Alfasrin
Novel
NOL
Putri Lailani
Komik
Hari-Hari Ario (eps. 12 dst)
Faith person
Flash
Baju Pantas
Deden Darmawan
Flash
Bronze
KOSONG
G. A. Puspagathy
Flash
Nasihat terakhir
Gampil Saerupa
Flash
Upacara pagi pancasila
Rizky aditya
Flash
Sepotong Senja di Ujung Jalan
Hendra
Flash
Gagak di Bubungan
Reveniella
Novel
Pilihan Peran
Heri Prabowo
Novel
Bronze
Binder Biru
Erica Agustina
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Flight to Ireland
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Sweet Scar
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Broken Vows
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Dive
Willia Mangun Putr
Flash
Bronze
Suamiku yang Kedua
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Kamar Nomor 13
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Kiss Me
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Per te
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Kamar 309
Willia Mangun Putr
Flash
Bronze
home
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Ular itu Rabun, Sayang
Willia Mangun Putr
Novel
Bronze
The Baby Knows
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Panggilan dari Masa Depan
Willia Mangun Putr
Flash
Bronze
Suamiku yamg Kedua :Dia yang Belum Selesai
Willia Mangun Putr
Cerpen
Bronze
Terlalu Berwarna
Willia Mangun Putr