Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Fairy Tale
1
Suka
8,748
Dibaca

Hampir semua kisah dongeng, berakhir bahagia, terutama kisah mengenai seorang putri yang selalu dirundung kemalangan, kemudian memperoleh perlindungan dari seorang malaikat, dan akhirnya menemukan seorang pangeran impiannya, sekaligus membawa keluar dari penderitaan yang selalu mengarahkannya.

Terkadang aku selalu bermimpi suatu saat aku dapat menemukan seorang malaikat yang dapat membebaskan diriku dari penyakit yang selalu saja menggangguku. Selain itu, aku juga ingin malaikat itu membawaku terbang melihat indahnya dunia dari atas langit, sambil ditemani oleh dinginnya angin yang menerpa tubuhku dan mengibaskan rambut bahkan pakaianku. Bercanda, tawa bersama, tak ada penderitaan sama sekali, yang ada hanyalah kebahagiaan. Namun ketika kubuka mata, itu hanyalah angan semata.

Walau ini sebuah realita yang harus aku jalani, aku berusaha untuk menghadapinya dengan tegar walau aku tahu waktuku didunia begitu singkat. Entah apa yang Tuhan rencanakan untukku, diriku bertubi tubi diserang oleh sebuah penyakit yang sama. Dulu pernah penyakit ini menghilang dan sekarang penyakit itu kembali menyerang dengan sangat ganas.

Sempat aku ingin menyerah dengan keadaanku, tapi jika aku menyerah sekarang aku merasa aku telah mengecewakan mereka yang percaya padaku, percaya bahwa aku akan sembuh kembali, dan aku berusaha untuk menerima semuanya, dan mulai berteman dengan penyakitku ini.

Inilah aku, sekarang ku terbaring disebuah ranjang yang tersedia disalah satu rumah sakit. Sudah hampir seminggu aku berada disini, dan untungnya besok aku sudah diperbolehkan pulang dan beraktivitas seperti biasa, tetapi selalu saja, semua aktifitasku harus dibatasi, aku tidak boleh terlalu capek.

Aku mulai terasa bosan berbaring disini terlalu lama, karna bosan aku-pun mulai mencoba melangkahkan kaki ini keluar dari kamar rawatku menuju ke area belakang rumah sakit untuk sekedar mencari angin segar.

Sesampainya disana aku segera duduk disebuah bangku yang tersedia disana, ku pejamkan mataku sejenak untuk menikmati hembusan angin yang menyapu tubuhku, sambil mendongakkan kepalaku keatas serta ku-rentangkan kedua tanganku.

Sa...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Fairy Tale
Miss Anonimity
Cerpen
Bronze
Salah Jalan
Fitri Yeni Musollini
Cerpen
Bukan Tak Cinta
Dewi Fortuna
Cerpen
Tumbuh dengan caraku
Aris Setiawan
Cerpen
Neraca Dunia
hyu
Cerpen
MAS DIMA
Sarjana MIPA
Cerpen
Sobari
Soerja HR Hezra
Cerpen
Atas Nama Zohran Kecil
Hilwa Taqiyya
Cerpen
Bronze
MENYAMBUNG SENAR GITAR
angin lembah
Cerpen
Bronze
PEREMPUAN ILEGAL
Hendra Wiguna
Cerpen
Opini Abnormal
Nazila
Cerpen
Bronze
Ketika Milo Mati
Jasma Ryadi
Cerpen
Seperti mati, hidup juga punya banyak alasan
tseasalt
Cerpen
Bronze
1: Kopi dan Para Pemikir
Nana Mangoenmihardjo
Cerpen
Bronze
Belalang dan Ramalan yang Tak Selesai
Muram Batu
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Fairy Tale
Miss Anonimity
Flash
Bronze
Asal usul wayang tanah jawa
Miss Anonimity
Flash
Bronze
Horror school
Miss Anonimity
Flash
Bronze
Puzzle History
Miss Anonimity
Cerpen
Bronze
The Holders Of The Beggining
Miss Anonimity
Cerpen
Bronze
The Holders Of End
Miss Anonimity
Flash
Bronze
Tersedak
Miss Anonimity