Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
FACIO Si Tisu Malang
1
Suka
36
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

FACIO

SI TISU MALANG

...ketika hidup harus bertahan, tapi keadaan tak memungkinkan...

 

 

“Hargai sekitarmu,

hormati makhluk ciptaan-Nya,

semua berhak bahagia,

karena semua memiliki hak yang sama.”

 

Aku terdampar di pinggir jalan dengan tubuh penuh luka sobek dan lecek. Aku Kesal, geram. Amarahku tak terbendung, teringat saat sedang berkumpul bersama teman-temanku di sebuah rumah plastik, tiba-tiba dua jari lembut nan lentik dengan kuku-kukunya yang panjang berwarna merah terang, menarikku kasar. Lalu jemari itu mendekatkanku ke bibirnya, mengusap kasar dan menekan-nekanku. Setelah memakaiku, ia menghempaskanku begitu saja. Melemparkanku ke udara.

Tubuhku terlempar jauh. Aku terjerembab lunglai. Untungnya aku masih bisa berjalan dan bernapas. Sekuat tenaga aku bangkit, lalu aku menyusuri jalan lurus tak berujung di depan sana.

Aku menoleh ke belakang, ke rumah palstik tempat teman-temanku masih berkumpul di sana. Aku memandang mereka...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Black Tears In The Sad
Sindi Sinta Rahman
Novel
TULUS
hadi wiyono
Skrip Film
Desaahh...!!
Muhammad Yunus
Flash
Surat Penggemar
Pamella Paramitha
Cerpen
Bronze
FACIO Si Tisu Malang
hadi wiyono
Novel
ARBUTUS
Fitra Nopiyanti
Novel
Bui Ibu
Gusty Ayu Puspagathy
Flash
Bronze
Persidangan Khayangan Jaka Tarub
Silvarani
Novel
Bronze
Surat Untuk Ayah
Diary
Skrip Film
EXTRAS PAKE TELOR
Sonyaa
Flash
ES AIRMATA BAHAGIA
Faisal Syahreza
Cerpen
Bronze
Menahan Diri Dari Maksiat
Yovinus
Cerpen
48 Jam Untuk Selamanya
Vina Nurmala Sari
Skrip Film
WOLFDADDY (SCRIPT)
Jonem
Skrip Film
KEJU (Keluarga Jumantara)
iin wulandari
Rekomendasi
Novel
TULUS
hadi wiyono
Cerpen
Bronze
FACIO Si Tisu Malang
hadi wiyono
Novel
AIR MATA MAMAK DISUJUD TERAKHIR
hadi wiyono