Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Dunia Leonor
14
Suka
11,287
Dibaca

Butir demi butir salju turun menyelimuti wajah pucat Leonor. Rasanya dingin dan menenangkan. Namun lama-lama berubah panas dan mulai membakarnya. Hantaran es salju di bawah nol derajat hampir saja membuat tubuhnya mati membeku.

Tetapi Leonor enggan beranjak. Dirinya terus berbaring bagai gadis malang di taman yang sepi pengunjung. Tentu saja, siapa juga yang akan datang larut malam begini? Itulah mengapa Leonor suka begadang dan menghabiskan waktu ke sini. Kota kecil selalu punya taman yang indah. Lingkungannya juga terlewat sunyi.

Malam ini Leonor berbaring lemas di atas tanah bersalju. Terkadang ia melantur seorang diri. Ada kata-kata yang terus terucap dalam benaknya seperti mantra. Sampai tak sadar ia telah menggumamkannya.

“If I don’t belong here…”

“Then where do I belong?”

Entah mengapa ia mempertanyakan dirinya sendiri mengenai hal yang absurd. Ketika segalanya baik-baik saja, apakah patut ia meragukan takdir hidupnya?

Namun dalam lubuk hatinya, ada rasa yang mengganjal.

Bagai ada sesuatu yang hilang…

Ada rasa yang mengganggu ketenangan batinnya. Lalu ia teringat memori-memori yang terpendam. Semakin hari, semakin terasa nyata.

Suatu kisah dari masa lampau…

Ia melihat dirinya sendiri di suatu tempat pengasingan. Sosoknya duduk termenung sambil meratapi piring perak dan segala perkakas di atas meja makan.

Pada memori itu, dirinya menggenakan gaun merah marun. Balutan sarung tangan panjang berwarna putihnya dilengkapi gelang mutiara. Satu set dengan antingnya. Gaya berpakaian yang khas hanya dikenakan kaum aristokrat abad sembilan belasan.

Namun Leonor berasal dari dunia yang jauh lebih modern. Sangat kontras dengan segala yang disaksikannya itu. Lantas memori siapa yang tengah diingat olehnya?

Dari perbedaan era, hanya ada satu hal yang terhubung kuat dengannya. Tiap kali mengingat memori itu; Leonor dapat merasakan kesepian yang sama dengan yang ia jalani saat ini.

Tubuhnya kini mulai menggigil. Namun ia merasa aman saja. Itu karena ia memakai satu set pakaian musim dingin berupa jaket tebal, syal, dan beanie.

Jika ia memaksakan diri untuk bertahan sampai dini hari, mungkin ia akan benar-benar tewas di tempat. Ia tahu sampai mana batas dirinya. Sudah cukup berlarut-larut bagai orang bodoh. Akhirnya ia memutuskan untuk pulang ke rumah.

***

Di dunia yang modern, Leonor bekerja sebagai karyawan pada sebuah kedai roti. Ia hidup sebagai perempuan biasa. Rutinitasn...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Dunia Leonor
Keefe R.D
Cerpen
Bronze
Tragedi Kampus yang Terlupakan
elfrida romaganti pasaribu
Novel
Bronze
Pintu Rahasia Sang Ibu
Randy Arya
Skrip Film
Misteri bayangan di koridor sekolah
zaidan Ammar ghazani
Flash
In My New World
Via S Kim
Novel
Angen
cangkacangku
Cerpen
Sisi Lain Dimensi Mimpi
adinda pratiwi
Cerpen
Bronze
Großmutters Zitronengericht (Masakan Lemon Nenek)
Silvarani
Novel
ELOK BERDARAH
Monacino
Cerpen
Misteri Liontin Biru
adinda pratiwi
Novel
Pirsa Mistik
Ariya Gesang
Novel
Rumah Bertuah
Serenarara
Novel
Gold
Not in Worderland
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
SANDYAKALA
Yoemi Noor
Novel
Lelaki yang Menjual Cinta
Yuli Harahap
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Dunia Leonor
Keefe R.D
Novel
Bronze
Tembung Lakar
Keefe R.D
Novel
Bronze
Kembang Sukmo
Keefe R.D
Novel
Bronze
Mistis Rimak
Keefe R.D
Novel
Bronze
Antara Rasa
Keefe R.D
Cerpen
Rumah Misterius di Kota Kecil Enfield
Keefe R.D