Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Duka dalam Tawa
0
Suka
3,611
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Reyhan hanya bisa menundukkan kepalanya dan tak mampu berkata apa-apa saat ayahnya memarahinya sore itu. Hampir saja ia menangis karena suara lantang ayahnya yang membuatnya begitu ketakutan. Kedua bola mata ayahnya terus melotot padanya yang masih tertunduk itu. Tubuh Reyhan menjadi semakin gemetar saja.

Sang ayah terus memarahi Reyhan tanpa berhenti. Nada suaranya semakin tinggi. Sang ibu mencoba untuk membelanya namun tetap saja tidak berhasil. Reyhan tetap saja mendapat amarah dari sang ayah.

“Sekali lagi kamu berani bermain dengan anak miskin itu, maka ayah akan menghukummu dengan hukuman yang sangat berat. Kamu sudah berani mencemarkan nama baik keluarga ini deng...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Duka dalam Tawa
Anggrek Handayani
Cerpen
Sabda Pasar
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Bronze
RIN
Hesti Ary Windiastuti
Cerpen
Harga Selembar Tisu
Mus'ad Firdaus
Cerpen
Bronze
Neraca Uriping Manungsa
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Ban Kempes
Awal Try Surya
Cerpen
Tentang Teman dan Waktu
Aura R
Cerpen
Bronze
SAVITRI
Sri Wintala Achmad
Cerpen
Jenazah
Rita Puspitasari
Cerpen
Bronze
Harapan Mirari
Shaina Uta Anggawa
Cerpen
Bronze
Transkrip
Muram Batu
Cerpen
Impian Sang Burung
Celica Yuzi
Cerpen
Bronze
Dunia Keduaku Dalam 1 Jam 45 Menit
Nevalina Aisah
Cerpen
Jangan Mati Dulu, Dong, Bruh
Ryan Esa
Cerpen
Bronze
Si Pendidikan Negeri Sipil Bag-1
spacekantor
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Duka dalam Tawa
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sebuah Pengabdian
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sebuah Pengabdian 2
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kakek dan Bisma
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sepasang Satria Piningit
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Menggapai Asa di Tengah Samudera
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kembalikan Senyum Ibu
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Si Kecil di Tepi Jalan
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Yang Pergi untuk Kembali
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Harta Karun Pembawa Malapetaka
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Aku Ingin Terlahir Kembali
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Selamat Tinggal Tanah Kelahiranku
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kenapa Tidak Boleh?
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kenapa Tak Ingin ke Kota?
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Nasihat Kakek Bisma
Anggrek Handayani