Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Dua Kisah dalam Satu Taring
0
Suka
15,584
Dibaca

“Kau maniak, Kikonak!” Tunjuk satu dari kami. “Semenjak kematian istrimu, kau jadi begini.” Satu lagi ujar gusar satu dari kami berkata selepas waktu asar di balai kampung. Kikonak disidang; tertangkap basah dia sedang bergelinjang menari-nari gemulai di atas Putik Putra Bunga tadi jam dua siang oleh kami. Tengah asyik dia di saung tempat orang-orang biasa menarik-narik tali bebegig sawah. Tiga dari kami mengintai dia diam-diam. Karena sedang keenakan, Kikonak tak menyadari bahwa lelakunya di saung itu tergerebek oleh kami bersama burung-burung yang beterbangan...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Dua Kisah dalam Satu Taring
Andriyana
Novel
Misteri Masalembo : Crash Landing
Yaldi Mimora
Novel
Bronze
Love Freak
Faisal Ridha Dmt
Cerpen
SIN-TREND
Teguh Santoso
Novel
Bronze
The Motive
IyoniAe
Novel
Alas Kelam
Langit Berawan
Flash
Wajah
Noor H. Dee
Cerpen
Kelam
Rairaa
Novel
Gold
Disorder
Bentang Pustaka
Cerpen
Bronze
MUTASI DARI KAMAR BEDAH
Drs. Eriyadi Budiman (sesuai KTP)
Cerpen
Bronze
Agnosia
Godok
Flash
Lantai Keramik
Sugiadi Azhar
Flash
Bronze
Hei bro!
Bungaran gabriel
Novel
Pasar Malam Terkutuk
Yaraa
Novel
Bronze
MISTERI SERUNI
DEEANA DEE
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Dua Kisah dalam Satu Taring
Andriyana
Flash
Bronze
Si Gadis Berkucir Satu
Andriyana
Skrip Film
Cahaya Diani
Andriyana
Flash
Bronze
Pilot
Andriyana
Novel
Bronze
Jeles
Andriyana
Flash
Bronze
Sosok Bapak
Andriyana
Cerpen
Bronze
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
Andriyana
Flash
Bronze
Microwife
Andriyana
Flash
Bronze
Kedinginan
Andriyana
Cerpen
Bronze
Bulan Separuh Keranjingan Bercerita
Andriyana
Flash
"Jadi" Hamil, Enggak?
Andriyana
Flash
Bronze
Humor Narendra
Andriyana
Flash
Bronze
Apa Makna Hujan Bagimu?
Andriyana
Novel
Bronze
Plung!
Andriyana
Cerpen
Bronze
Berlari dari Kematian
Andriyana