Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Dua Kisah dalam Satu Taring
0
Suka
13,741
Dibaca

“Kau maniak, Kikonak!” Tunjuk satu dari kami. “Semenjak kematian istrimu, kau jadi begini.” Satu lagi ujar gusar satu dari kami berkata selepas waktu asar di balai kampung. Kikonak disidang; tertangkap basah dia sedang bergelinjang menari-nari gemulai di atas Putik Putra Bunga tadi jam dua siang oleh kami. Tengah asyik dia di saung tempat orang-orang biasa menarik-narik tali bebegig sawah. Tiga dari kami mengintai dia diam-diam. Karena sedang keenakan, Kikonak tak menyadari bahwa lelakunya di saung itu tergerebek oleh kami bersama burung-burung yang beterbangan...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Dua Kisah dalam Satu Taring
Andriyana
Novel
Bronze
The Motive
IyoniAe
Novel
Bronze
RITUAL GUNUNG KEMUKUS
Citra Rahayu Bening
Flash
Bronze
Someone in the corner
Elz
Flash
MILIARAN KESADARAN MANUSIA YANG MENGELANA DI ANGKASA
Reiga Sanskara
Flash
Pesawat tanpa pilot
Mahmud
Cerpen
Pesan Antar Dimensi
adinda pratiwi
Flash
Menunggu
Ratna Dewi
Novel
Jomlo App
Shela Puzi Dina
Flash
Bronze
The Surprise
Aylanna N. Arcelia
Cerpen
Bronze
NOKTRA
glowedy
Skrip Film
Rahasia di Balik Awan
Indra Sofa
Flash
Bronze
Kak Isah dan Ilmu Penunduk
ANINZIAH
Flash
Tamu dari Venus
Handi Yawan
Flash
Criminal Case
Ariq Ramadhan Nugraha
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Dua Kisah dalam Satu Taring
Andriyana
Flash
Bronze
Monyet Bersayap Kupu-kupu
Andriyana
Flash
Bronze
Sosok Bapak
Andriyana
Cerpen
Bronze
Berlari dari Kematian
Andriyana
Flash
Bronze
Apa Makna Hujan Bagimu?
Andriyana
Flash
Sang Pemanggil
Andriyana
Flash
Bronze
Si Gadis Berkucir Satu
Andriyana
Flash
Bronze
Kedinginan
Andriyana
Skrip Film
Cahaya Diani
Andriyana
Cerpen
Bronze
Si Kancil Dikeloni Kunti
Andriyana
Cerpen
Bronze
D 1 AM
Andriyana
Flash
Bronze
Microwife
Andriyana
Cerpen
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
Andriyana
Cerpen
Bronze
Burung-Burung Itu Tak Berkata Lagi
Andriyana
Cerpen
Bronze
Cegukan
Andriyana