Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Dua Kisah dalam Satu Taring
0
Suka
12,747
Dibaca

“Kau maniak, Kikonak!” Tunjuk satu dari kami. “Semenjak kematian istrimu, kau jadi begini.” Satu lagi ujar gusar satu dari kami berkata selepas waktu asar di balai kampung. Kikonak disidang; tertangkap basah dia sedang bergelinjang menari-nari gemulai di atas Putik Putra Bunga tadi jam dua siang oleh kami. Tengah asyik dia di saung tempat orang-orang biasa menarik-narik tali bebegig sawah. Tiga dari kami mengintai dia diam-diam. Karena sedang keenakan, Kikonak tak menyadari bahwa lelakunya di saung itu tergerebek oleh kami bersama burung-burung yang beterbangan...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Dua Kisah dalam Satu Taring
Andriyana
Novel
Rumah Bertuah
Serenarara
Cerpen
Lorong 47
Penulis N
Cerpen
Bronze
Gunung Dempo Gerbang Para Maya
Desynata Purnamasari
Flash
Bronze
Kematian Tukang Teluh
Omius
Flash
Gadis Kecil dan Boneka Beruang
Aning Lacya
Flash
Fenomena alam
Mahmud
Novel
Frekuensi
Tira Riani
Cerpen
Sihir Si Tunasihir
hyu
Flash
Makan malam spesial
Jasmine23Pramestia
Flash
HANIF & THE MAGIC BAG
Nurbaya Pulhehe
Flash
Bronze
Pokoknya Ikuti Saja!
Nuel Lubis
Novel
Lakon-Lakon Persona
Zya Zura
Cerpen
MANTRA LUDAH
Hans Wysiwyg
Novel
Kaliptra
Kaela
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Dua Kisah dalam Satu Taring
Andriyana
Cerpen
Bronze
Si Kancil Dikeloni Kunti
Andriyana
Cerpen
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
Andriyana
Cerpen
Bronze
Ini tentang Cinta; Mati
Andriyana
Cerpen
Bronze
Berlari dari Kematian
Andriyana
Flash
Bronze
Sosok Bapak
Andriyana
Flash
"Jadi" Hamil, Enggak?
Andriyana
Skrip Film
Cahaya Diani
Andriyana
Flash
Sang Pemanggil
Andriyana
Flash
Bronze
Apa Makna Hujan Bagimu?
Andriyana
Flash
Bronze
Kedinginan
Andriyana
Cerpen
Bronze
D 1 AM
Andriyana
Flash
Bronze
Monyet Bersayap Kupu-kupu
Andriyana
Cerpen
Bronze
Cegukan
Andriyana
Cerpen
Bronze
Burung-Burung Itu Tak Berkata Lagi
Andriyana