Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Dua Abah dan Dua Anak Perempuanya dari Pantura dan Parahyangan
0
Suka
4
Dibaca

"Anak perempuan saya harus pulang, Pak."

Kalimat itu datang pada pukul sembilan pagi, ketika Jakarta baru selesai menghirup kemacetan pertamanya. Dari jendela kantor di lantai lima, deretan atap seng berkilau diterpa matahari. Gedung-gedung tinggi berdiri jauh di belakangnya seperti orang-orang kaya yang terlalu sibuk untuk memperhatikan kesedihan orang lain.

Lelaki yang mengucapkannya datang dari Pantura.

Kulitnya legam. Kerutan di dahinya membentuk garis-garis panjang seperti jalan yang telah terlalu sering dilalui kendaraan berat. Kemeja kotak-kotak yang dikenaka...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp4.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
Si Cantik
Hermawan
Cerpen
Bronze
Dua Abah dan Dua Anak Perempuanya dari Pantura dan Parahyangan
Silvarani
Novel
Bronze
Without You
Bella Novita Ramadhani
Novel
Sebelah Rumah Sebelah Kota
Kenon BB
Cerpen
Jika Kamu Menjadi Aku
Muyassarotul Hafidzoh
Novel
SEPEREMPAT ABAD
Fiska Esi
Novel
Fatamorgana Cinta si Zein
Gusty Triyanto
Novel
Bronze
Jarak
Ardi Rai Gunawan
Novel
Bronze
Jejak: Romantic Love Story #1
Imajinasiku
Novel
How Does it Feels
Dandi Husni Thamrin
Novel
Bronze
Tumbal Mustika Pengasihan Panji Anom
Efi supiyah
Skrip Film
MENGEJAR BINTANG FILM
Bhina Wiriadinata
Flash
Titik Tertinggi
Suci Mulyati
Flash
Bronze
Headset Kabel dan Lagu Jelek
Alifia Sastia
Novel
Non Alatum
Pearl Bellis
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Dua Abah dan Dua Anak Perempuanya dari Pantura dan Parahyangan
Silvarani
Flash
Bronze
Tiga Kali Duduk (Membicarakan Adam Series Part 8)
Silvarani
Flash
Bronze
Girl Talk
Silvarani
Flash
Bronze
Dua Malam Berdua
Silvarani
Flash
Bronze
Lelaki Pembenci Buku (Membicarakan Adam 5)
Silvarani
Flash
Bronze
Cara Sastra Berperkara
Silvarani
Flash
Bronze
Mencintaimu Adalah Signal Semestaku Baik-Baik Saja
Silvarani
Cerpen
Bronze
Jasmine and Blueberry Tea
Silvarani
Flash
Bronze
Well Done Beef
Silvarani
Flash
Bronze
Diriku Milikku
Silvarani
Flash
Bronze
Jangan Mengolok Rengasdengklok!
Silvarani
Flash
Bronze
Caffeine Anecdote (Membicarakan Adam 9)
Silvarani
Flash
Bronze
Black Coffee Chemistry
Silvarani
Flash
Bronze
Rupanya Ini Cinta Kok Begini?
Silvarani
Flash
Bronze
Politik Berkesenian
Silvarani