Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Dodol Keramunting
0
Suka
83
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Di sebuah desa terpencil yang tenang, Nenek Minah teguh menjaga resep dodol keramunting warisan leluhurnya di atas kuali tembaga kuno. Bersamanya, sang cucu semata wayang—Cik Dara, gadis cantik alami berotak cerdas lulusan teknologi pangan—dengan telaten memetik buah keramunting liar di perbukitan berpasir putih dan mengolah sarinya berjam-jam di depan bara api.

Hingga suatu senja, sebuah mobil jip tua mogok di kelokan jalan berdebu merah. Adrian, seorang arsitek muda rupawan dari hiruk-pikuk ibu kota yang sedang berlibur mencari ketenangan, terpikat oleh semerbak wangi manis di udara desa. Sebutir dodol legit berwarna ungu lembayung membuka perjumpaan yang mengubah segalanya, menumbuhkan rasa kagum mendalam dan benih cinta sejati.

°˖✧✿✧˖°

Di balik kabut pagi Desa Parit Belukar, sebuah pusaka rasa dijaga dengan setia.

Kabut tipis masih enggan beranjak dari pucuk-pucuk pohon gelam ketika cerobong bata di belakang rumah panggung kayu ulin itu mulai mengembuskan asap kelabu. Udara pagi di Desa Parit Belukar, sebuah perkampungan terpencil di ujung pesisir yang dipagari rawa gambut dan perbukitan berpasir putih, selalu berbau embun dingin yang berbaur dengan getah kayu basah. Namun, bagi siapa saja yang melintasi jalan setapak berpasir kuarsa di tepi desa, ada satu aroma lain yang segera menaklukkan hidung: wangi legit manis yang gurih, berpadu dengan keharuman rempah tersembunyi dan harum daun pandan wangi yang dibakar perlahan.

Itu adalah aroma dari dapur Nenek Minah.

Di usianya yang telah melampaui tujuh puluh musim kemarau, tubuh Nenek Minah masih setegak tiang serambi. Punggungnya tidak membungkuk oleh beban masa lalu, dan matanya yang teduh masih memancarkan ketajaman seorang penjaga rahasia tua. Pagi itu, seperti puluhan tahun sebelumnya, ia telah mengenakan kain sarung songket usang bermotif pucuk rebung dan baju kurung kedah berwarna nila pudar. Kedua tangannya yang berurat kokoh tengah memilah kayu bakar dari ranting pohon pelawan dan kayu karet tua yang telah dikeringkan selama berbulan-bulan di bawah kolong rumah.

"Kayu pelawan untuk api pertama, Dara," ujar Nenek Minah pelan, suaranya tenang serupa gemericik anak sungai di musim teduh. "Kayu karet untuk memelihara bara, agar panasnya merata dan tidak membakar dasar kuali. Kalau kau gegabah menyalakan api besar dari kayu randu, hanguslah adonanmu sebelum minyak santan sempat keluar mencium sari keramunting."

Di hadapannya, bertengger sebuah kuali tembaga raksasa berdiameter hampir satu meter. Kuali itu bukan sembarang wadah masak yang bisa dibeli di pasar pekan kecamatan. Pinggirannya ditempa tebal dengan ukiran sulur pakis yang telah mengh...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Bronze
Dodol Keramunting
Amrullah Ibrahim
Novel
Langit Biru
Faldhy Dwi B.
Skrip Film
LORD OSIS
Noejan
Novel
Bronze
Kuat Untuk Sebuah Patah
Little Zombie
Novel
SWEET NOTHING
Kejora Anaphalisia
Novel
Slipped Away
Dominique and Aurel
Novel
ASIMTOT
cahyo laras
Cerpen
Bronze
Batagor, 98, Dan Langit Kembang
Shinta Larasati Hardjono
Novel
Sajak Cinta Terakhir
Widhi ibrahim
Novel
Ina : Ikatan Kita
Error 404
Novel
Bronze
Diary Bertali Luka.
Herniyanah
Novel
Bronze
Elige
Aurora
Novel
The Chrysanthemum Promise
Yooni SRi
Novel
The Meaning Of You
Febby Juniatara
Cerpen
Bronze
Perempuan yang Memandangi Sungai & Guguran Daun-daun Akasia
Juli Prasetya
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Dodol Keramunting
Amrullah Ibrahim
Novel
SERI 7: TERATAI PUTIH PENYAPU ANGIN
Amrullah Ibrahim
Novel
Mahligai Suci Karena Ilahi
Amrullah Ibrahim
Novel
Milikku Seorang
Amrullah Ibrahim
Novel
SERI 10: GUGURNYA TERATAI JINGGA
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Pernikahan via Perjodohan
Amrullah Ibrahim
Novel
Takdir di Balik Cadar dan Jas Mewah
Amrullah Ibrahim
Novel
Tahukah Anda...?
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Sang Kembang Desa
Amrullah Ibrahim
Flash
Kayu Mati yang Mengintai di Sungai Sekampung
Amrullah Ibrahim
Novel
MUSTIKA RANAU: TAKDIR PANCA ELEMEN
Amrullah Ibrahim
Novel
Bunga di Taman jiwa
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
NADA YANG TAK SENGAJA MENETAP
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Ketika Cinta
Amrullah Ibrahim
Novel
Titik Temu
Amrullah Ibrahim