Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Dodol Keramunting
0
Suka
11
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Di sebuah desa terpencil yang tenang, Nenek Minah teguh menjaga resep dodol keramunting warisan leluhurnya di atas kuali tembaga kuno. Bersamanya, sang cucu semata wayang—Cik Dara, gadis cantik alami berotak cerdas lulusan teknologi pangan—dengan telaten memetik buah keramunting liar di perbukitan berpasir putih dan mengolah sarinya berjam-jam di depan bara api.

Hingga suatu senja, sebuah mobil jip tua mogok di kelokan jalan berdebu merah. Adrian, seorang arsitek muda rupawan dari hiruk-pikuk ibu kota yang sedang berlibur mencari ketenangan, terpikat oleh semerbak wangi manis di udara desa. Sebutir dodol legit berwarna ungu lembayung membuka perjumpaan yang mengubah segalanya, menumbuhkan rasa kagum mendalam dan benih cinta sejati.

°˖✧✿✧˖°

Di balik kabut pagi Desa Parit Belukar, sebuah pusaka rasa dijaga dengan setia.

Kabut tipis masih enggan beranjak dari pucuk-pucuk pohon gelam ketika cerobong bata di belakang rumah panggung kayu ulin itu mulai mengembuskan asap kelabu. Udara pagi di Desa Parit Belukar, sebuah perkampungan terpencil di ujung pesisir yang dipagari rawa gambut dan perbukitan berpasir putih, selalu berbau embun dingin yang berbaur dengan getah kayu basah. Namun, bagi siapa saja yang melintasi jalan setapak berpasir kuarsa di tepi desa, ada satu aroma lain yang segera menaklukkan hidung: wangi legit manis yang gurih, berpadu dengan keharuman rempah tersembunyi dan harum daun pandan wangi yang dibakar perlahan.

Itu adalah aroma dari dapur Nenek Minah.

Di usianya yang telah melampaui tujuh puluh musim kemarau, tubuh Nenek Minah masih setegak tiang serambi. Punggungnya tidak membungkuk oleh beban masa lalu, dan matanya yang teduh masih memancarkan ketajaman seorang penjaga rahasia tua. Pagi itu, seperti puluhan tahun sebelumnya, ia telah mengenakan kain sarung songket usang bermotif pucuk rebung dan baju kurung kedah berwarna nila pudar. Kedua tangannya yang berurat kokoh tengah memilah kayu bakar dari ranting pohon pelawan dan kayu karet tua yang telah dikeringkan selama berbulan-bulan di bawah kolong rumah.

"Kayu pelawan untuk api pertama, Dara," ujar Nenek Minah pelan, suaranya tenang serupa gemericik anak sungai di musim teduh. "Kayu karet untuk memelihara bara, agar panasnya merata dan tidak membakar dasar kuali. Kalau kau gegabah menyalakan api besar dari kayu randu, hanguslah adonanmu sebelum minyak santan sempat keluar mencium sari keramunting."

Di hadapannya, bertengger sebuah kuali tembaga raksasa berdiameter hampir satu meter. Kuali itu bukan sembarang wadah masak yang bisa dibeli di pasar pekan kecamatan. Pinggirannya ditempa tebal dengan ukiran sulur pakis yang telah mengh...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Bronze
Dodol Keramunting
Amrullah Ibrahim
Novel
EPIPHANY
Rindu Kamu
Novel
Elfchen
Mayda Alana
Novel
Gold
Milea
Mizan Publishing
Novel
Gold
Moon Cake
Noura Publishing
Novel
Romance Impossible
SUNFLOWER
Novel
Adhitama Nugraha
Muhammad Apriyandi Dian Nugraha
Novel
Bronze
SELINGKUH
Shafa Maurrizka
Skrip Film
GADIS SANDAL JEPIT
Sri kartini Handayani
Novel
Wira
Nazarulloh R
Novel
Gold
Jejak Cinta 20 Tahun Berlalu
Mizan Publishing
Novel
G O A T
Rizky Brawijaya
Novel
Novella About Me
Agus Prianto
Novel
cerita
Nurul ratna sari
Novel
WONDERLAND OF LOVE
DW AMOUR
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Dodol Keramunting
Amrullah Ibrahim
Novel
SERI 6: BAYANGAN TERATAI BERACUN
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Senandung Rindu yang Mencair
Amrullah Ibrahim
Novel
Pengembaraan Cinta Sang Pendekar Langit
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Pulang Menuju Pelukan
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Bisik Senja di Ruang Kerja
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Deru Bara di Dada Gita
Amrullah Ibrahim
Novel
Ketika Cinta
Amrullah Ibrahim
Flash
Suara di Balik Daun Talas
Amrullah Ibrahim
Novel
KEMELUT TERATAI KEMBAR
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Segitiga Hati di Simpang Takdir
Amrullah Ibrahim
Novel
Sang Kembang Desa
Amrullah Ibrahim
Komik
Jingga di Langit Senja
Amrullah Ibrahim
Novel
6 PEMBUKA MASALAH
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Bayang-Bayang Danau Toba
Amrullah Ibrahim