Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Anggi selalu datang ke gereja tua di ujung Jalan Nyiur bukan untuk berdoa, melainkan untuk menggambar. Bangunan itu punya jendela kaca patri yang memecah cahaya sore jadi serpihan warna-warni di lantai, dan itu subjek favoritnya sejak semester pertama kuliah seni rupa. Ia selalu datang sekitar pukul empat, ketika cahaya matahari miring sempurna dan warna-warna dari kaca patri jatuh paling jelas di lantai kayu yang sudah using.
Yang tidak ia duga, seorang lelaki bernama Dito selalu duduk di bangku belakang setiap ia datang. Bukan untuk berdoa juga, melai...