Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Dihari Bunga itu Mekar lagi
1
Suka
83
Dibaca

Kereta terakhir berhenti dengan suara yang pelan, menyisakan desis uap yang berbaur dengan udara sore kota kecil itu. Rama melangkah turun ke peron yang sepi, sambil menggenggam erat secarik surat yang sudah mulai menguning di sudut-sudutnya. Surat itu ditulis lima belas tahun lalu dengan tinta biru yang mulai pudar, menampilkan tulisan tangan yang masih miring dan berantakan khas anak-anak.

“Kalau kita sudah dewasa, ketemu lagi di bawah pohon flamboyan dekat danau. Janji ya?” Di bagian bawah kertas, tertera sebuah tanda tangan kecil dengan hiasan gambar bunga matah...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Bronze
Dihari Bunga itu Mekar lagi
Dimas Hendra
Novel
What is Love
Vera Shafira
Cerpen
Senja di tepi danau
Lukitokarya
Novel
Handsome Widower
Maria
Novel
Bronze
What's Wrong With You, Boss?
Nyonya Maneh
Novel
Heartache
Queenazalea
Novel
Gold
The Coffee Memory
Bentang Pustaka
Novel
Gold
Dilan 1990
Mizan Publishing
Novel
Jar Hearts
wulan garani
Novel
Bronze
Gejolak Masa Lajang
Andy Lorenza
Novel
Because, I Love You
Shavrilla
Novel
Langit Senja
Aura Dwi Shafira
Cerpen
Bronze
Putri Burung untuk Pangeran Kecil
Jie Jian
Flash
Cinta
Faristama Aldrich
Flash
Tentang kita
Lukitokarya
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Dihari Bunga itu Mekar lagi
Dimas Hendra
Novel
Bronze
Sidang Terhadap Tuhan
Dimas Hendra
Novel
Bronze
Hampir Kita
Dimas Hendra
Cerpen
Bronze
Secangkir kopi
Dimas Hendra
Cerpen
Bronze
Natal di Ujung Gang
Dimas Hendra
Cerpen
Hal Termanis
Dimas Hendra
Novel
Yang Kita Rahasiakan
Dimas Hendra
Cerpen
Bronze
Gerimis Di Senyummu
Dimas Hendra
Cerpen
Bronze
Senja Terakhir
Dimas Hendra
Flash
Bronze
Hujan Terakhir di Stasiun
Dimas Hendra