Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Di Antara Cahaya dan Luka
0
Suka
8,702
Dibaca

Senja menempel di gedung-gedung tua kota, memantulkan cahaya oranye yang hangat di kaca jendela. Arga menyesap kopi panas di tangannya sambil menatap jalanan yang perlahan sepi. Kamera tergantung di lehernya, alat yang sudah menjadi perpanjangan matanya, saksi setiap detik yang ia abadikan. Tapi hari ini, sesuatu terasa berbeda. Hati yang biasanya tenggelam dalam ritme kota, justru terasa hampa.

Ia berjalan menyusuri trotoar yang lembap akibat hujan semalam, mengamati pantulan lampu jalan di genangan air. Setia...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Bronze
Di Antara Cahaya dan Luka
Wahyu Hidayat
Novel
Chrysanthemum
DYAH UTARI, S.Pd.
Novel
Vibration of Destiny
Milteay
Cerpen
Bronze
Sri : Elegi Cinta Sang Penari Serimpi
Hadis Mevlana
Cerpen
Fate
Raden Maesaroh
Novel
Ketika Senja Menyapa
Jamilah Prita
Flash
Bronze
Sebetulnya yang PDKT Kamu itu Arwah
Nuel Lubis
Novel
Bronze
HUMAN EYESIGHT
Safina Tri Maharani
Novel
Assalamualaikum, Cinta!
Rinaha Ardelia (Seorin Lee)
Komik
Marry with Classmate
NyonyahCullen
Cerpen
Bronze
Sepertinya Kita Putus Saja
Nuel Lubis
Novel
Bronze
The Proposal-Be A Girl Friend
Eounyjeje
Novel
I Love U !!! Do Not Panic.
Rizky Brawijaya
Cerpen
Bronze
Sleeping Under the Rain
Tantan
Cerpen
Bronze
Termakan Mitos Cinta
Yuisurma
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Di Antara Cahaya dan Luka
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Kau Ajariku Arti Pulang
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Ruang nomor 404
Wahyu Hidayat
Novel
Bronze
Sampai Tua Kita Bersama
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Jackpot yang Menghancurkan
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Harga Sebuah Kejujuran
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Saldo Kosong Hati Pun Hampa
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Naga dan Nasi Goreng
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Pelukan Terakhir Ibu
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Sisa Kopi di Gelas Plastik
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Jatuh Cinta di Antrian Bakso
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Satu Hari Tanpa Ponsel
Wahyu Hidayat