Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Di Antara Cahaya dan Luka
0
Suka
8,950
Dibaca

Senja menempel di gedung-gedung tua kota, memantulkan cahaya oranye yang hangat di kaca jendela. Arga menyesap kopi panas di tangannya sambil menatap jalanan yang perlahan sepi. Kamera tergantung di lehernya, alat yang sudah menjadi perpanjangan matanya, saksi setiap detik yang ia abadikan. Tapi hari ini, sesuatu terasa berbeda. Hati yang biasanya tenggelam dalam ritme kota, justru terasa hampa.

Ia berjalan menyusuri trotoar yang lembap akibat hujan semalam, mengamati pantulan lampu jalan di genangan air. Setia...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Bronze
Di Antara Cahaya dan Luka
Wahyu Hidayat
Novel
SKINSHIP
Arisyifa Siregar
Cerpen
Bronze
Segitiga Hati di Simpang Takdir
Amrullah Ibrahim
Novel
Helianthus
LalaSky
Novel
Gold
November
Noura Publishing
Novel
Richard
yuyun septisita
Novel
Narakha
Ajensha
Novel
Bronze
You are My Destiny
yoursweetcrush
Novel
FIREWORK IN THE LAST NIGHT
Meria Agustiana
Flash
Bronze
Pangeran di Halte Tua
Sulistiyo Suparno
Novel
I Love My Enemy
Melfa Xiv
Novel
Aurora
Shela mardiani
Novel
Best Boyfriend
Muhammad Nasokha
Cerpen
Bronze
The Way To
Brilijae(⁠。⁠•̀⁠ᴗ⁠-⁠)⁠✧
Flash
Bait baru
Kirana Putri Vebrianti
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Di Antara Cahaya dan Luka
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Ruang nomor 404
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Saldo Kosong Hati Pun Hampa
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Sisa Kopi di Gelas Plastik
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Pelukan Terakhir Ibu
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Naga dan Nasi Goreng
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Jatuh Cinta di Antrian Bakso
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Harga Sebuah Kejujuran
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Jackpot yang Menghancurkan
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Satu Hari Tanpa Ponsel
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Kau Ajariku Arti Pulang
Wahyu Hidayat
Novel
Bronze
Sampai Tua Kita Bersama
Wahyu Hidayat