Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
“Sialan, aku telat!”
Umpatan itu meluncur begitu saja saat layar ponselku menampilkan pukul 08.10. Aku bangkit setengah melompat dari kasur, begitu layar ponselku memantulkan angka 08.10 dengan kejam, seolah sengaja mengejek kepanikan yang baru saja bangkit bersamaku.
Kamarku berantakan dalam cara yang khas: tumpukan buku di sudut meja, pakaian setengah dilipat di kursi, dan selembar kertas berisi daftar perusahaan yang sudah kukirimi lamaran, ditempel seadanya di dinding. Hari ini, salah satu nama dalam daftar itu menungguku—sebuah perusahaan swasta dengan kantor cabang di pusat kota. Wawancara terakhir. Kesempatan yang, entah kenapa, kurasa seperti gerbang terakhir sebelum aku kembali jatuh ke siklus kirim CV, menunggu, ditolak, lalu berpura-pura kuat.
Aku kelabakan. Handuk yang biasanya setia menggantung di b...