Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Darling In The Slum
1
Suka
6,856
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Jus mangga yang sedang kuminum hampir mubazir tersembur. Aku yang sedang asyik ngobrol dengan pak Muh tukang jus mendadak kaget begitu menoleh ke arah lain, dua buah dada terbusung tepat di depan wajahku. Bergoyang ke kiri dan ke kanan berirama dengan suara kecrekan.

Pak Muh yang tadinya sedang mengupas buah berhenti. Dia berteriak histeris dan lari ke pojokan sementara aku membeku.

Awww…aw...” rintihan yang tidak kalah centil terdengar disertai kibas rambut ikal berwarna coklat terang. Tidak lupa embus nafas dengan aroma kretek yang kuat. Tangan terasong, beriringan dengan kuku palsu yang mencuat, begitu aku melihat ke atas, tersaji wajah yang berlapis make up glamor. Sayang foundationnya⸺ keputihan.

“Sawer dong ganteng kuuuh” katanya, disertai kedipan mata yang manja. Bulu mata palsu yang begitu tebal itu naik turun, dia nyengir.

“Neng, lawan neng!” kata Pak Muh. Aku menghela nafas, dari saku pelan-pelan mengeluarkan uang. Ah shit, tinggal lima puluh ribu.

“Awwww… maacih ayank bebbss” pekiknya girang. Waktu dia mau menyambar uangku, aku langsung menghadangnya. “Bentar...” kubilang sambil berjalan mendekat ke arah laci gerobak jus pak Muh, aku menyodorkan uang lima puluh ribu itu ke wajah pak Muh. Tentunya dengan ekspresi wajah yang aku buat seolah meyakinkan pak Muh kalau aku tidak akan main curang.

Aku membuka laci gerobak pak Muh, menyimpan lembar uangku dan mengantinya den...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Darling In The Slum
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Cerpen
Bronze
Diam Diam Protes
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Meletus Sebelum Januari
Muhammad Irsyad
Cerpen
Apa Makan Malammu
Godok
Cerpen
Bronze
Koridor-koridor yang Diisi Nyanyian Murai
Jie Jian
Cerpen
Bronze
MENYAMBUNG SENAR GITAR
angin lembah
Cerpen
Bronze
Bulan Tidak Terbit
Mala Armelia
Cerpen
Paduka Yang Mulyo
Kiiro Banana
Cerpen
Bronze
ROTI ISI MATAHARI
Rian Widagdo
Cerpen
Abaikan Dengan Buku
Yooni SRi
Cerpen
Bronze
Gang Kecil
Halimah RU
Cerpen
bayi
Pipo Vernandes
Cerpen
Kualat
Titin Widyawati
Cerpen
SIAPKAH KAU TUK JATUH CINTA?
Permadi Adi Bakhtiar
Cerpen
Pengantar Maut
zain zuha
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Darling In The Slum
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Novel
Jalan Tikus
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Novel
Henkjan
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Flash
President Suite
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Cerpen
Henkjan & Hantu Pabrik Gula (1)
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Cerpen
Bronze
Sepasang Bayang-Bayang
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Novel
Perempuan dalam Kenangan
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Novel
Odd Thing We Called Life
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Cerpen
Henkjan & Hantu Pabrik Gula (2)
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Cerpen
Bronze
Rain Shower
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Novel
Sebuah utas tentang Hujan
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .