Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Claude Gueux
0
Suka
6,553
Dibaca

Claude Gueux

Victor Hugo

Gueux adalah seorang pekerja miskin yang tinggal di Paris sekitar delapan tahun yang lalu, bersama kekasih dan anaknya. Meskipun pendidikannya terabaikan, dan ia bahkan tidak bisa membaca, lelaki itu secara alami cerdas dan pintar, serta berpikir mendalam tentang berbagai hal. Musim dingin tiba dengan segala kesengsaraannya—kekurangan pekerjaan, kekurangan makanan, kekurangan bahan bakar. Lelaki, perempuan, dan anak itu kedinginan dan kelaparan. Lelaki itu menjadi pencuri. Aku tidak tahu apa yang dicurinya. Yang penting, hasilnya sama: bagi perempuan dan anak itu, ia mendapatkan roti dan kehangatan selama tiga hari; bagi lelaki itu, hukuman penjara lima tahun. Ia dibawa ke Clairvaux—biara yang sekarang diubah menjadi penjara, sel-selnya menjadi ruang bawah tanah, dan altar itu sendiri menjadi tiang hukuman. Inilah yang disebut kemajuan.

Claude Gueux, pekerja jujur ​​yang menjadi pencuri karena keadaan, memiliki wajah yang mengesankan—dahi tinggi yang sedikit berkerut karena kekhawatiran, rambut hitam yang sudah mulai beruban, mata cekung yang bersinar penuh kebaikan, sementara bagian bawahnya jelas menunjukkan ketegasan yang bercampur dengan harga diri. Ia jarang berbicara, namun ada martabat tertentu dalam dirinya yang menuntut rasa hormat dan kepatuhan. Karakter yang baik, dan kita akan melihat bagaimana masyarakat menanggapinya.

Di atas bengkel penjara terdapat seorang inspektur, yang jarang lupa bahwa ia juga seorang sipir bagi bawahannya, menyerahkan alat-alat kepada mereka dengan satu tangan, dan memasangkan rantai pada mereka dengan tangan lainnya. Seorang tiran, yang bahkan tidak pernah menggunakan penalaran sendiri; dengan ide-ide yang tidak dapat diterima; keras daripada tegas, terkadang ia bahkan bisa bercanda,—tidak diragukan lagi seorang ayah yang baik, seorang suami yang baik, sebenarnya tidak jahat, tetapi, buruk.

Dia adalah salah satu dari orang-orang yang tidak pernah bisa memahami ide baru, yang tampaknya gagal tergerak oleh emosi; namun dengan kebencian dan amarah di hati mereka, mereka tampak seperti balok kayu, panas di satu sisi tetapi beku di sisi lain. Ciri utama orang ini adalah keras kepala; dan dia sangat bangga dengan kekeras kepalaannya ini sehingga dia membandingkan dirinya dengan Napoleon,—sebuah ilusi optik, seperti menganggap nya...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Stasiun Baru
Topan We
Cerpen
Bronze
Claude Gueux
Ahmad Muhaimin
Novel
Kecupan terakhir
Anita prizanisa
Flash
Brownies (O)Rasa Bayar
Sena N. A.
Flash
Ayah
Nellamuni
Novel
Resilience
Daydreamer
Novel
Lindur Ungu
Silvia
Novel
Bangkit
Sean alvaro
Skrip Film
Pamit
Rolly Roudell
Flash
Setelah Gelap Datang
Rafael Yanuar
Novel
Gelanggang Di Bulan Mei
Lady Mia Hasneni
Novel
Bronze
FULAN
Avisena Sirr Zafran
Novel
Tuhan, Aku Ingin Melihat Senja Sekali Lagi
Fitra Firdaus Aden
Skrip Film
Bahagia Itu..
Christian Rumbo
Skrip Film
SAH!
Rinaha Ardelia (Seorin Lee)
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Claude Gueux
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Takutlah pada orang yang takut padamu
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Tiga Seteru
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Katak dan Lembu
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Ketukan di Gerbang Manor. Franz Kafka. Penerjemah: ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
Perahu
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Rubah dan Topeng
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Biji Delima
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Lelaki Tua dan Kematian
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Naila
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Jenny
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Prometheus, Franz Kafka; penerjemah ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Penggali Kubur
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Musim Gugur
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Rumah Berhantu karya Virginia Woolf. Penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin