Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Claude Gueux
0
Suka
8,237
Dibaca

Claude Gueux

Victor Hugo

Gueux adalah seorang pekerja miskin yang tinggal di Paris sekitar delapan tahun yang lalu, bersama kekasih dan anaknya. Meskipun pendidikannya terabaikan, dan ia bahkan tidak bisa membaca, lelaki itu secara alami cerdas dan pintar, serta berpikir mendalam tentang berbagai hal. Musim dingin tiba dengan segala kesengsaraannya—kekurangan pekerjaan, kekurangan makanan, kekurangan bahan bakar. Lelaki, perempuan, dan anak itu kedinginan dan kelaparan. Lelaki itu menjadi pencuri. Aku tidak tahu apa yang dicurinya. Yang penting, hasilnya sama: bagi perempuan dan anak itu, ia mendapatkan roti dan kehangatan selama tiga hari; bagi lelaki itu, hukuman penjara lima tahun. Ia dibawa ke Clairvaux—biara yang sekarang diubah menjadi penjara, sel-selnya menjadi ruang bawah tanah, dan altar itu sendiri menjadi tiang hukuman. Inilah yang disebut kemajuan.

Claude Gueux, pekerja jujur ​​yang menjadi pencuri karena keadaan, memiliki wajah yang mengesankan—dahi tinggi yang sedikit berkerut karena kekhawatiran, rambut hitam yang sudah mulai beruban, mata cekung yang bersinar penuh kebaikan, sementara bagian bawahnya jelas menunjukkan ketegasan yang bercampur dengan harga diri. Ia jarang berbicara, namun ada martabat tertentu dalam dirinya yang menuntut rasa hormat dan kepatuhan. Karakter yang baik, dan kita akan melihat bagaimana masyarakat menanggapinya.

Di atas bengkel penjara terdapat seorang inspektur, yang jarang lupa bahwa ia juga seorang sipir bagi bawahannya, menyerahkan alat-alat kepada mereka dengan satu tangan, dan memasangkan rantai pada mereka dengan tangan lainnya. Seorang tiran, yang bahkan tidak pernah menggunakan penalaran sendiri; dengan ide-ide yang tidak dapat diterima; keras daripada tegas, terkadang ia bahkan bisa bercanda,—tidak diragukan lagi seorang ayah yang baik, seorang suami yang baik, sebenarnya tidak jahat, tetapi, buruk.

Dia adalah salah satu dari orang-orang yang tidak pernah bisa memahami ide baru, yang tampaknya gagal tergerak oleh emosi; namun dengan kebencian dan amarah di hati mereka, mereka tampak seperti balok kayu, panas di satu sisi tetapi beku di sisi lain. Ciri utama orang ini adalah keras kepala; dan dia sangat bangga dengan kekeras kepalaannya ini sehingga dia membandingkan dirinya dengan Napoleon,—sebuah ilusi optik, seperti menganggap nya...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
ORANG YANG DATANG
Aga Lesmana
Cerpen
Bronze
Claude Gueux
Ahmad Muhaimin
Novel
Ceritakan Semuanya pada Kucing
Kartini F. Astuti
Skrip Film
Rock 'n Roll Ballerina
Ahmad Ikhwanul Muslimin
Novel
My boring life
muthia.ramadhani
Novel
Potret
Sinar Shinta Emilisa
Flash
Bronze
Hi Kak!
Halimah RU
Flash
Bronze
Poligami
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Panggung untuk Abu Zan
Fazil Abdullah
Cerpen
Cateutan Akika Jilid Dua, Yuk Mari
Dillon Gintings
Novel
Pelangi Ku Berbeda
Indah Budiarti
Novel
Di Daun Yang Jatuh Itu Tertulis Namamu
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Cerpen
Bronze
Balas Dendam Seorang Pengarang Yunior
Sulistiyo Suparno
Novel
Bronze
DAUN JATI BERBISIK
DENI WIJAYA
Flash
Bronze
Hikayat Yang Diwariskan
Rere Valencia
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Claude Gueux
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Burung Merak, Burung Gagak, dan Kura-Kura
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Rubah Muda dan Ibunya
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Dua Petani
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Pemakaman Jhon Mortonson karya Ambrosr Bierce penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Penggali Kubur
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Kematian Halfin Frayser karya Ambrose Bierce penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Naila
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Jenny
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Seorang Sultan yang menjadi debu
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Setetes Hujan
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Biji Delima
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Seorang Penduduk Corcosa
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Rubah dan buah anggur
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Burung Kolibri dan Burung Bangau
Ahmad Muhaimin