Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Sejujurnya, baru kali ini aku merasakan udara yang begitu keparat. Panasnya membuat kulitku serasa dicubiti. Padahal, kakiku baru dua menit menginjak lagi Medan. Namun setiap bagian tubuhku sudah tidak bisa lagi menyesuaikan suhu di sini. Saat kuturuni tangga keluar pesawat, baru kusadari udara di sini sudah jauh berbeda. Tenggorokanku seperti menghirup asap bara. Rasanya sesak. Apalagi dua koper yang kubawa di perjalanan, membuat nafasku sering terengah-engah. Gerah membara di sudut-sudut lekukan badanku. Keringat lembab yang membasahi gaunku semakin mengganggu langkahku, seperti seekor semut yang terjebak dalam air gula, begitu lengket dan sempit.
Memasuki lobi bandara, keluhanku agak mereda. Walau tertutup oleh kaca bening, namun kibasan pendingin udara sedikit mengurai kering...