Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Cerita Pagi Secangkir Kopi Batavia
0
Suka
7,884
Dibaca

"Armenzorg yang dimiliki oleh keluarga besar ibunya di Eropa sudah banyak menolong orang miskin, orang tua jompo, dan anak-anak yang kehilangan orang tua karena perang dunia. Katanya, sekarang dia mau mencoba membuka yayasan sosial seperti itu lagi di tanah Batavia ini," tunjuk Aris kepada seorang wanita muda blasteran Belanda yang baru saja memasuki rumahnya di seberang jalan sana. Di tangan wanita berambut cokelat panjang itu, ada sekantung beras sekilo dari sebuah toko Jepang Banzai yang kuketahui terletak di perempatan jalan sana. Aku bisa tahu bahwa kantung itu adalah sekilo beras karena ibu sering berbelanja kebutuhan sehari-hari di toko yang sama. Kalau tahu ada wanita secantik ini berbelanja di toko yang sama dengan ibu, aku tak akan menolak menemaninya berbelanja di pagi hari, kemudian lebih memilih menulis berita seraya duduk ngopi di kedai milik Aris, sahabatku yang sama-sam...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Cerita Pagi Secangkir Kopi Batavia
Silvarani
Novel
Dahlia Merah di Penghujung Abad
tuhu
Flash
Bronze
TERUNTUK TEMAN MASA LALU
Safinatun naja
Novel
Bronze
Langit yang Tak Ramah
Ryuga
Novel
Bronze
Gadis Tanpa Jiwa
Husni Magz
Flash
Surat dari Batavia ke Soerabaya
Lentera jingga
Cerpen
Bronze
BOBBY DARI NOL MENJADI SIMBOL HARAPAN
Syahrialdo elang arimba
Novel
DIKEJAR DOSA
Donny Sixx
Novel
Meskipun Dia Bukan Anakmu
Titin Hartini
Novel
Bronze
Saat cahaya menyentuh Es
hiskiana
Novel
N250: LANGIT TANPA BATAS
Rizki Ramadhana
Novel
Bronze
Prahara Diakhir Tahta
Fitri Yeni Musollini
Novel
Gold
Komsi Komsa
Falcon Publishing
Novel
Bronze
JEJAK LANGKAH BAPAK
Embun Pagi Hari
Novel
Bronze
Gwenchana Parahyangan
Silvarani
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Cerita Pagi Secangkir Kopi Batavia
Silvarani
Flash
Bronze
Pengadilan Akhirat
Silvarani
Flash
Bronze
Kala Sains Sebatas Pratikum Politik
Silvarani
Flash
Bronze
Dua Malam Berdua
Silvarani
Flash
Bronze
Pelukan Tahanan
Silvarani
Cerpen
Bronze
Pemimpin Seorang Pemimpin
Silvarani
Flash
Bronze
Strong Cinnamon and Sparkling Brown Sugar
Silvarani
Flash
Bronze
Girl Talk
Silvarani
Flash
Bronze
Cinta Empat Musim
Silvarani
Flash
Bronze
Lelaki Penghias Pohon Natal Rumahan
Silvarani
Flash
Bronze
Gaza Feminine Energy
Silvarani
Flash
Bronze
Teleponmu Dari Benua Seberang
Silvarani
Flash
Bronze
Jauh Dari Langit
Silvarani
Flash
Bronze
Pantofel in Eiffel
Silvarani
Flash
Bronze
Titipan Kemerdekaan
Silvarani