Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Cerewetnya Nenek
2
Suka
16
Dibaca

Matahari perlahan terbit dari ufuk timur, burung-burung berkicauan, dan udara pagi terasa segar. Tapi bagiku, tanda pagi yang sesungguhnya bukanlah sinar matahari. Tanda pagi dimulai ketika suara nenek terdengar dari dapur sambil mengetuk pintu kayu dekat warung kelontong kecil kami.

“Sarapan dulu! Jangan pergi sekolah kalau perutmu belum keisi,” ujar nenek sembari membereskan warung kelontong yang tengah dibuka.

Suara itu seperti alarm alami saja, dan sayangnya alarm itu tidak bisa di-snooze. Kadang aku sampai berpikir, apakah nenek ini memiliki sensor deteksi untuk cucunya yang belum sarapan. Bahkan sekali waktu aku mencoba untuk berangkat perlahan, tetap saja suara nenek muncul dari balik pintu, namun untung saja saat itu aku berhasil kabur dari ocehan paginya itu.

Sejujurnya, dulu aku sering merasa bahwa cerewetnya nene...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Pelaminan
Ikhsannu Hakim
Flash
Bronze
Payudara Lepuh
Bai Ruindra
Flash
Cat Madness
Siddfen
Flash
Bronze
ORCA : Masa Lalu
Faisal Susandi
Cerpen
BOOM
Rama Sudeta A
Cerpen
Bronze
STUBBORNS
Anjrah Lelono Broto
Cerpen
Bronze
Anyang-anyangan ini seperti Membunuhku
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Cerewetnya Nenek
Sendang Ayuningrum
Novel
KALA SENJA
Noer Eka
Skrip Film
Anak Kos
Kinanti Atmarandy
Flash
Jangan Panggil Saya Monyet
Alwinn
Flash
Diary Alesha #2
Nazila
Flash
Bronze
Seniman Darah Biru
Silvarani
Flash
Bronze
SAHABAT DI MUSIM GUGUR
Christin Meirdhika
Flash
Bronze
Pecah
Keita Puspa
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Cerewetnya Nenek
Sendang Ayuningrum
Cerpen
Bronze
Kala
Sendang Ayuningrum
Cerpen
Bronze
Hujan Di Hari Jumat
Sendang Ayuningrum
Cerpen
Bronze
Secangkir Kopi Klotok
Sendang Ayuningrum