Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Cegukan
0
Suka
3,972
Dibaca

Cegukan yang tiba-tiba dialami Sopan di depan toko waralaba membuat dia mencak-mencak enggak keruan. Seorang tukang parkir perempuan paruh baya agak setengah waras menatap Sopan dengan sorot mata curiga. Kecurigaan Suprani bukan tanpa alasan. Alasan terkuat nan utama Suprani adalah mengenai bagaimana menjaga wilayah parkir yang sudah dikuasainya beberapa tahun tidak lepas dari tangannya hanya akibat sepele, yakni cegukan Sopan. Lain lagi dengan sorot mata Sombrong, suami Suprani; matanya menatap wajah Sopan dengan kosong melompong seakan-akan ingin memberitahukan bahwa isi otaknya pun kosong sekosong tatapan matanya kepada Sopan yang masih saja cegukan sambil berjalan disela umpatannya, mendorong pintu masuk toko.

Suprani segera berjalan mendekati suaminya. “Pak, Pak....”

Usai membimbing satu motor dengan selamat masuk ke ruas jalan raya, Sombrong lekas berlari kecil menjingkat-jingkat sambil mengulurkan selembar uang dua ribuan kepada Suprani. “A, a, apa?”

“Hati-hati sama orang itu.” Suprani menerima dua ribuan itu lalu memasukkan ke dalam saku celananya sementara mulutnya menguncup untuk menunjuk tubuh Sopan yang sesekali menghilang terhalang oleh rak-rak toko.

Sombrong agak lama terdiam, mencerna omongan Suprani. Masih dia terdiam berusaha memutar isi otaknya. “A, a, apaan, sih, Pra, maksud lo?” Matanya sekali menemukan tu...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Cegukan
Andriyana
Cerpen
Bronze
Ibuku Bukan Wanita Malam
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Sepotong Senja di Stasiun Lama
Gilbert kenjiro
Cerpen
Reruntuhan Malam
Cléa Rivenhart
Cerpen
1/2 Nakal & 1/2 Polos (Tetangga Ku)
muhamad fahmi fadillah
Cerpen
Batas Pacuan
Kopa Iota
Cerpen
Bronze
Kumcer Paling Buruk
Imas Hanifah N.
Cerpen
Bronze
YANG TERSISA DARI HUJAN
Miradevoncho
Cerpen
Diari Raka
zain zuha
Cerpen
Bronze
Paradoks Kehidupan
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
[The Other Me] Dibalik Topeng Om Badut
Pejandtan
Cerpen
Bronze
Kenangan Pada Sebuah Jam Tangan
Yuisurma
Cerpen
Bronze
Jam Pulang yang Selalu Sama
Aulia umi halafah
Cerpen
Bronze
Jas Hujan Biru
aksara_g.rain
Cerpen
Bronze
Seni Olah Rasa
Wahyu Sandralukita Sari
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Cegukan
Andriyana
Flash
Bronze
Sosok Bapak
Andriyana
Flash
Bronze
Monyet Bersayap Kupu-kupu
Andriyana
Flash
Pilot
Andriyana
Cerpen
Bronze
Si Kancil Dikeloni Kunti
Andriyana
Cerpen
Bronze
Burung-Burung Itu Tak Berkata Lagi
Andriyana
Flash
Bronze
Si Gadis Berkucir Satu
Andriyana
Cerpen
Bronze
Ini tentang Cinta; Mati
Andriyana
Flash
Bronze
Apa Makna Hujan Bagimu?
Andriyana
Skrip Film
Cahaya Diani
Andriyana
Flash
Bronze
Microwife
Andriyana
Cerpen
Bronze
Berlari dari Kematian
Andriyana
Flash
Bronze
Kedinginan
Andriyana
Cerpen
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
Andriyana
Flash
"Jadi" Hamil, Enggak?
Andriyana