Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Cegukan
0
Suka
7,277
Dibaca

Cegukan yang tiba-tiba dialami Sopan di depan toko waralaba membuat dia mencak-mencak enggak keruan. Seorang tukang parkir perempuan paruh baya agak setengah waras menatap Sopan dengan sorot mata curiga. Kecurigaan Suprani bukan tanpa alasan. Alasan terkuat nan utama Suprani adalah mengenai bagaimana menjaga wilayah parkir yang sudah dikuasainya beberapa tahun tidak lepas dari tangannya hanya akibat sepele, yakni cegukan Sopan. Lain lagi dengan sorot mata Sombrong, suami Suprani; matanya menatap wajah Sopan dengan kosong melompong seakan-akan ingin memberitahukan bahwa isi otaknya pun kosong sekosong tatapan matanya kepada Sopan yang masih saja cegukan sambil berjalan disela umpatannya, mendorong pintu masuk toko.

Suprani segera berjalan mendekati suaminya. “Pak, Pak....”

Usai membimbing satu motor dengan selamat masuk ke ruas jalan raya, Sombrong lekas berlari kecil menjingkat-jingkat sambil mengulurkan selembar uang dua ribuan kepada Suprani. “A, a, apa?”

“Hati-hati sama orang itu.” Suprani menerima dua ribuan itu lalu memasukkan ke dalam saku celananya sementara mulutnya menguncup untuk menunjuk tubuh Sopan yang sesekali menghilang terhalang oleh rak-rak toko.

Sombrong agak lama terdiam, mencerna omongan Suprani. Masih dia terdiam berusaha memutar isi otaknya. “A, a, apaan, sih, Pra, maksud lo?” Matanya sekali menemukan tu...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Cegukan
YK-Andriyana-RBD
Cerpen
Bronze
Jomblo ini Belum Berakhir
mahfudz siddiq kr
Cerpen
Bronze
Bacaan untuk Seb
Amarta Shandy
Cerpen
Kisah Masa Orientasi Sekolah
Nadia Safa Nurmalacita
Cerpen
Baskara Sialan: Menanam Benih, Lupa Memanen
Ririna Rew
Cerpen
Menulis Haiku
Rafael Yanuar
Cerpen
Bronze
Matahari Kembar di Langit Bruistagi
Sri Wintala Achmad
Cerpen
Bronze
Restaurant Jang Kie
Muram Batu
Cerpen
Disowned
Normal Temperature
Cerpen
Dua Wanita yang Berteduh
anjel
Cerpen
Mie di Kala Hujan
zain zuha
Cerpen
Bronze
Blaming The Victim
Dewi Fortuna
Cerpen
Guru Utara dan Selatan
Irvinia Margaretha Nauli
Cerpen
Abaikan Dengan Buku
Yooni SRi
Cerpen
Guru Anganmu Luas, Loyalitasmu Tanpa Batas
Sistiani Wahyuningdiyah
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Cegukan
YK-Andriyana-RBD
Flash
Bronze
Pilot
YK-Andriyana-RBD
Flash
Bronze
Monyet Bersayap Kupu-kupu
YK-Andriyana-RBD
Cerpen
Bronze
Ini tentang Cinta; Mati
YK-Andriyana-RBD
Flash
Bronze
Si Gadis Berkucir Satu
YK-Andriyana-RBD
Cerpen
Bronze
Dua Kisah dalam Satu Taring
YK-Andriyana-RBD
Cerpen
Bronze
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
YK-Andriyana-RBD
Flash
Bronze
Apa Makna Hujan Bagimu?
YK-Andriyana-RBD
Flash
Bronze
Kedinginan
YK-Andriyana-RBD
Cerpen
Bronze
Si Kancil Dikeloni Kunti
YK-Andriyana-RBD
Cerpen
Bronze
Bulan Separuh Keranjingan Bercerita
YK-Andriyana-RBD
Flash
"Jadi" Hamil, Enggak?
YK-Andriyana-RBD
Cerpen
Bronze
D 1 AM
YK-Andriyana-RBD
Flash
Bronze
Sosok Bapak
YK-Andriyana-RBD
Flash
Bronze
Microwife
YK-Andriyana-RBD