Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Catatan Si Gelas Retak
0
Suka
8
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

1: Hari Ketika Kursi Itu Kosong

Panggilan itu datang pukul sembilan lewat tiga belas menit.

Tulmok tahu jam itu terlalu rapi untuk kabar baik.

Ruang HRD tidak berubah sejak sepuluh tahun lalu. Dinding krem, meja kayu mengilap, dan jam dinding yang berdetak terlalu keras untuk ruangan sekecil itu. Di seberang meja, Rina—perempuan muda dengan blazer abu-abu—tersenyum tipis. Senyum yang sudah dilatih untuk terdengar manusiawi.

“Mas Tulmok… terima kasih sudah meluangkan waktu.”

Tulmok mengangguk. Tangannya bertaut di pangkuan. Ia sudah duduk di kursi ini sebelumnya untuk mengurus cuti, klaim kesehatan, serah terima jabatan. Tapi hari ini kursi itu terasa lebih rendah.

“Kami ingin menyampaikan keputusan manajemen,” kata Rina, suaranya datar, rapi.

“Ada efisiensi. Restrukturisasi.”

Tulmok menunggu. Ia tidak menyela. Senior mengajarkannya satu hal: jangan memotong kalimat yang sudah diputuskan.

“Mulai akhir bulan ini, posisi Mas Tulmok kami akhiri.”

Kalimat itu jatuh pelan. Tidak menghantam. Justru karena pelan, ia meresap.

Tulmok menghela napas pendek.

“Jadi… saya selesai?”

Rina mengangguk.

“Kami sangat menghargai kontribusi Mas selama ini.”

Kontribusi. Kata yang sering dipakai untuk mengucapkan selamat tinggal tanpa rasa bersalah.

Tulmok tersenyum kecil.

“Baik.”

Tidak ada protes. Tidak ada marah. Hanya satu pertanyaan yang keluar, nyaris otomatis.

“Hari ini saya masih boleh duduk di meja saya?”

Rina tampak ragu sepersekian detik.

“Boleh. Tapi akses kartu akan kami nonaktifkan sore ini.”

Tulmok mengangguk lagi. Ia berdiri, menjabat tangan Rina, lalu keluar. Langkahnya t...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Sabtu Kemarin
Elkanara K.
Cerpen
Bronze
Catatan Si Gelas Retak
Best Siallagan
Cerpen
Bronze
Dari Balik Pohon Apel
astreilla
Cerpen
Bronze
Donat
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
GADIS TOMBOY TER DE BEST
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Dari Lampu Merah Ke Panggung Gemerlap
Yona Elia Pratiwi
Cerpen
Bronze
Untuk Ayah
Langitttmallam
Cerpen
Bronze
Hari ketika aku tak terlihat
Galih Priatna
Cerpen
Buruk Cermin Muka Dibelah
hyu
Cerpen
Goodbye, My Cats
May Marisa
Cerpen
Lala si Perempuan Hebat
Firlia Prames Widari
Cerpen
Bronze
Pelarian
Wafiqah
Cerpen
Rangkaian Persahabatan
Lavanya Anasera
Cerpen
Lima Kelopak di Taman yang Layu Sebelum Mekar
Nuryanti
Cerpen
Bronze
Koran Kertas
Imajinasiku
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Catatan Si Gelas Retak
Best Siallagan
Novel
Mantan Suami Ingin Rujuk Setelah 3 Tahun Bercerai
Best Siallagan
Flash
Pria Dalam Lemari
Best Siallagan
Novel
Reinkarnasi Sang Dokter
Best Siallagan
Cerpen
Bronze
Saya, Ayah dan Waktu
Best Siallagan
Flash
Setitik Noda di Pualam Putih
Best Siallagan
Novel
Telur Dadar Spesial
Best Siallagan