Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Cangkul yang Tidak Pernah Merdeka
0
Suka
512
Dibaca

Cangkul yang Tidak Pernah Merdeka

Cerpen oleh Prasetya

Tanah ini milikku,

kata bapak kepada langit yang tak menjawab.

Cangkul ini milikku,

katanya kepada pagi yang selalu datang terlalu cepat.

Tapi mengapa,

setiap kali panen tiba,

yang kenyang selalu orang lain?

 

Merdeka, katanya.

Lalu ia kembali membungkuk,

mencangkul tanah yang katanya miliknya sendiri.

• • •

Setiap pagi, sebelum matahari menyentuh punggung bukit, Marno sudah berada di sawah. Ia berjalan menyusuri pematang yang licin oleh embun, sarung yang disampirkan di bahu, dan cangkul yang dipanggul seperti seorang prajurit memanggul senapan. Ayam-ayam tetangga baru mulai berkokok ketika Marno sudah membalik gumpalan tanah pertama, dan uap tipis mengepul dari mulutnya di udara yang masih dingin.

Namanya Marno. Usianya lima puluh delapan tahun. Tangannya kasar, kukunya selalu menyimpan tanah, dan di rumahnya tergantung sebuah cangkul tua yang gaga...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Skrip Film
Rancu (screenplay)
Aldi Cendikia Nugroho
Flash
Dhi dan Takdir
nisaaa
Cerpen
Bronze
Cangkul yang Tidak Pernah Merdeka
Prasetya
Novel
Niskala
Gloria Pitaloka
Komik
Nilai
Mnemonik M
Skrip Film
Drown
just me
Skrip Film
WOMANS
I | N
Flash
Aku Mencintaiku
SITI NUR AISYAH
Novel
Bronze
Aegis of Us
Arslan Cealach
Novel
SEPEREMPAT ABAD
Fiska Esi
Novel
Diary Seorang Gadis Tunarungu
winda aprillia
Skrip Film
When You are Grade 12
Atmara
Cerpen
Bronze
Senja yang tenggelam, rindu yang kembali.
Nur Hasanah
Flash
Gagal Nonton
Anisah Ani06
Flash
Lara yang Terpendam
Nita Roviana
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Cangkul yang Tidak Pernah Merdeka
Prasetya
Novel
Bronze
SANTRI PINGGIRAN
Prasetya
Novel
Bronze
Santri di Jalan Khidmah
Prasetya
Novel
PROTOKOL NUSANTARA II : PENGAMAT TERAKHIR
Prasetya
Novel
PROTOKOL NUSANTARA III : KOTA TANPA INGATAN
Prasetya
Cerpen
Bronze
Kesaksian yang Tak Pernah Didengar
Prasetya
Novel
PROTOKOL NUSANTARA
Prasetya
Novel
Bronze
BUKAN MAIN SAHAM
Prasetya
Novel
Bronze
SANTRI DI BORNEO
Prasetya
Novel
Bronze
MARHAEN DI LANTAI BURSA
Prasetya
Cerpen
Bronze
PENJAGA INGATAN
Prasetya
Cerpen
Bronze
SAHABAT YANG PULANG TERLAMBAT
Prasetya
Cerpen
Bronze
NAMAKU SETYOWATI
Prasetya
Novel
SANTRI DI JALAN MAKRIFATULLAH
Prasetya
Cerpen
DI RANTAU, AKU MASIH AYAHMU
Prasetya