Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Cahaya antara Hebrides
1
Suka
379
Dibaca

Langit di atas Kepulauan Hebrides tidak pernah benar-benar melepaskan warna kelabunya. Awan menggantung rendah, seolah-olah sedang menghisap sisa-sisa hangat mentari sebelum ia sempat menyentuh bumi. Di bawah tebing curam yang memisahkan daratan dengan amarah Atlantik, dentingan palu besar beradu dengan baja menciptakan irama yang konstan—detak jantung bagi klan MacLean.

​Lachlan MacLean, pemuda setinggi 188 cm dengan bahu selebar pintu gerbang benteng, berdiri di depan tungku yang membara. Janggut merahnya yang rapi tertutup jelaga tipis, namun mata biru pucatnya tetap jernih, menatap lelehan logam dengan ketenangan yang bagi orang-orang Highlands, terasa tidak alami. Di usianya yang kedua puluh tiga, ia bukan sekadar putra pandai besi; ia adalah tangan...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Cahaya antara Hebrides
Nour araa
Cerpen
Bumiputera
Adinda Amalia
Flash
Sang Hyang Wenang
Nur Khafidhin
Cerpen
Bronze
aku dan kehidupanku di masa covid_19 hingga selesai
Nazwa khoirunisa
Flash
Bronze
Pesan Sang Kaisar
Ahmad Muhaimin
Novel
BAHAGIA BERSAMAMU
Mário de Oliveira Pires
Novel
Gold
Mendidik Pemenang Bukan Pecundang
Bentang Pustaka
Novel
The Villainess is Acting Weird!
Cloudland
Skrip Film
L"exile de 65 a̓ Paris
Malik Ibnu Zaman
Novel
Bronze
Sebaiknya Kita Berpisah
Aroem Aziez
Novel
Bronze
Pengantin Lembah Bangkai
Haris Fadilah Hryadi
Novel
Gold
Selling Yourself
Mizan Publishing
Novel
Catatan Orang-Orang Linglung
Eza Budiono
Novel
Sepanjang Jalan Daendels
Miftachul W. Abdullah
Cerpen
Tanah Para Manusia
Adinda Amalia
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Cahaya antara Hebrides
Nour araa
Novel
Turned Back : The Crusader
Nour araa
Cerpen
Di Bawah Hujan Andalusia
Nour araa
Cerpen
Bronze
Kiblat Di Tanah Tak Bertuan
Nour araa
Cerpen
Bronze
Cahaya Munchen : Ketika Hidayah Menemukan Rumahnya
Nour araa