Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Buruh di Tanah Sendiri
2
Suka
27,740
Dibaca

Orang terakhir yang dilihat Johan adalah kumpulan manusia bertampang marah. Beberapa dari mereka berdarah. Beberapa dari mereka meringis. Tak ada yang tertawa.

“Aku tak menyesal meski kehilangan mata karena aku suka bersama mereka. Mereka yang memperjuangkan tanah kami, tanah leluhur kami …,” Johan berkata sambil memegang matanya yang menyipit. Kulit di kelopak matanya menyatu, tak ada ruang untuk bola mata yang tak berfungsi lagi untuk mengintip.

Kemudian, Johan bercerita, kisah sepuluh tahun yang lalu. Kumpulan orang yang terakhir dilihatnya itu menyatu. Berbaris tanpa aturan. Johan tak bisa menahan diri untuk tidak bergabung. Dia punya kepentingan. Tanah leluhurnya akan diambil alih.

Sebagai bapak sat...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
Buruh di Tanah Sendiri
Muram Batu
Novel
Awan Tanpa Rupa
ANCALASENJA
Novel
Bronze
Atteindre
Agid Zoe
Novel
Lubang di Daster Ibu
Edelmira (Elmira Rahma)
Skrip Film
ABOUT LAST NIGHT
handiko suharso
Skrip Film
Love Then Repeat Endlessly
Fenny C Damayanti
Flash
SHIKI -Anak Anjing yang Baik- part 2
Kosong/Satu
Flash
Interval Langkah
Tarisa Adistia
Cerpen
Bronze
Cinderella from Sidoarjo
Nuel Lubis
Novel
Jalan Pulang
Kenya Indrasti M
Novel
Bronze
TAKDIR
PlayList21
Skrip Film
COKELAT RASA KEJU
Okhie vellino erianto
Skrip Film
Bismahanta
Wirdatun Nafi'ah
Cerpen
Bronze
Korban-korban Karbon
Aiman Muin
Novel
Gold
The Ghost In My School
Mizan Publishing
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Buruh di Tanah Sendiri
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Rencana
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Kerah Baju dan Balon Ungu
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Tuah Kumis Tikus
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Sipanggaron
Muram Batu
Novel
Bronze
Laron Jakarta
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Dilarang Berharap pada Gigi Palsu
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Panau Jawa
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Sejakartanya Jakarta
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Belalang dan Ramalan yang Tak Selesai
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Nujum
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Restaurant Jang Kie
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Tengkorak Kakek di Makam Pahlawan
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Kisah yang Diakhiri dengan Kata Maki
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Masjid Pensiunan
Muram Batu