Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Bunga yang Tak Sempat Mekar
8
Suka
13,144
Dibaca

Pontianak, 2015

 

Surat itu seharusnya ikut terkubur bersama perang, tapi sore itu cucuku menemukannya dari balik anyaman bambu tua.

Lusuh, beraksara Jepang, dan berbau lembap seperti kayu tua.

 

“Watashi wa ikite iru toki ni, jibun no inochi o seotte. Kimi no tame ni shinda.”

[Aku hidup dengan menanggung nyawaku sendiri. Tapi mati demi hidupmu.]

 

Zalya terdiam. Matanya membasah, tangannya menggenggam kertas itu erat. Tidak semua orang seusianya mampu memahami luka yang diwariskan generasi sebelumnya, tapi sore itu aku melihatnya—perasaan yang tak bisa diwariskan lewat kata, hanya lewat air mata.

 

“Zalya…” suaraku tertahan, tapi ia tidak menoleh. Bibirnya bergetar.

 

“Aku cuma… kenapa semua ini kayak baru sekarang terbuka, Ojii-san? Kenapa nggak dari dulu?”

 

Aku diam. Panggilan itu—Ojii-san, yang berarti kakek—mengingatkanku pada satu nama lain yang dulu dipanggil dengan gelar yang sama. Seseorang yang tak pernah sempat merasakan cucu memeluknya sambil memanggil “Ojii-chan”, seperti permintaannya dulu.

 

Okaa-san berjalan pelan ke arah kami, memegang sebuah bingkai foto usang. Napasnya lambat, suaranya nyaris bisikan.

“Surat-surat itu… dia sembunyikan. Dan dia memberitahu tempatnya, malam sebelum ia pergi.”

 

Matanya menatap jauh, seolah kembali ke hari dua generasi lalu—hari ketika sejarah dipisahkan oleh laut, perang, dan cinta yang tak bisa pulang.

 

Tangis Zalya jatuh membasahi tulisan tangan yang mulai pudar. Dan tangis itu… bukan tangis biasa. Itu jeritan jiwa.

 

Aku menatap surat itu sekilas. Aku tahu surat itu. Bahkan sebelum...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
MEMOAR SANG PENULIS
Ratna Ning
Novel
Lahir Dari Luka
Camèlie
Cerpen
Bronze
Bunga yang Tak Sempat Mekar
Desy Cichika
Cerpen
Bronze
Dua Abah dan Dua Anak Perempuanya dari Pantura dan Parahyangan
Silvarani
Novel
Bronze
Noir et Blanc
roomiegallery
Novel
Bronze
Suamiku Impoten
aas asmelia
Novel
The Cosugraph
Misaka Takashi
Flash
Di Sisa Waktu Ibu
Jauza M
Novel
Mambangkik Batang Tarandam
Tesya Ridal
Novel
Sang Penggoda
Monique Iinz
Novel
Bronze
Kilatan Api di Langit Biru
Hargo Trapsilo
Novel
Bronze
Tentang Kita
Nurmalasari
Skrip Film
Sunshine in the Rain
Layaprilese
Novel
Smile Flower
Ocha
Skrip Film
Absurd, Abstrak, dan Aling (Script)
KOJI
Rekomendasi
Novel
Bronze
We Were Never Really Over
Desy Cichika
Cerpen
Bronze
Bunga yang Tak Sempat Mekar
Desy Cichika
Novel
Bronze
Renji-Senara: Forbidden Bloom
Desy Cichika
Novel
Suamiku, Teman Nongkrong Ayah
Desy Cichika
Novel
Bronze
Asisten Dokter: Pengganti Tugas Nyonya
Desy Cichika
Flash
Bronze
Reuni
Desy Cichika
Cerpen
Bronze
Error 404, Identity Not Found
Desy Cichika
Novel
Bronze
Pretty Boy for Sheana
Desy Cichika