Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Berlari dari Kematian
0
Suka
10,629
Dibaca

“Mmm …, sekarat dia.”

Ayam jago berbulu hitam kemerah-merahan itu menggelepar-gelepar, mengibas-ngibaskan kedua sayapnya–panik. Oleng tubuhnya tak mampu berdiri tegak, meski ia ingin berlari menghindar dari detik-detik saat kematiannya. Sayatan di lehernya membuat suara ‘kokok’ yang keluar melalui paruhnya tak lagi terdengar jantan. Mungkin ia merasakan perih sekali–mungkin, karena aku belum pernah merasakan sakarat. Belum ….

Aku, temanku, dan Pak De-ku (memegang pisau) menonton “tarian maut”-nya dengan tatapan dingin. Sesekali kami menggeser langkah, selangkah dua langkah ke kir...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Berlari dari Kematian
Andriyana
Cerpen
Bronze
Sandal Untuk Ibu
Erika Oktavian
Flash
Filter
BANYUBIRU
Novel
Bluebonnets I: The Flower
Sinta Aulia
Cerpen
Pencuri Waktu (IV)
Penulis N
Novel
Bronze
LALANG
Nurbaya Pulhehe
Flash
Bronze
Gerbang Nasib
Venny P.
Cerpen
Bronze
Kemala Kembali (2)
Omius
Novel
Irida
Sylicate Grazie
Cerpen
Musik dan Teror Mimpiku Menertawakanmu
Ryan Esa
Cerpen
Bronze
PESUGIHAN NYI RORO KIDUL
Hadi Hartono
Novel
Hitam Putih Wanasaba
Wulansaf
Novel
Bronze
Love Freak
Faisal Ridha Dmt
Novel
Bronze
Misteri Gunung Halilintar
Vitri Dwi Mantik
Flash
Bronze
Promise
mahes.varaa
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Berlari dari Kematian
Andriyana
Flash
Bronze
Kedinginan
Andriyana
Flash
Bronze
Microwife
Andriyana
Flash
Bronze
Sosok Bapak
Andriyana
Flash
Bronze
Si Gadis Berkucir Satu
Andriyana
Flash
Bronze
Monyet Bersayap Kupu-kupu
Andriyana
Flash
"Jadi" Hamil, Enggak?
Andriyana
Skrip Film
Cahaya Diani
Andriyana
Flash
Bronze
Apa Makna Hujan Bagimu?
Andriyana
Flash
Sang Pemanggil
Andriyana
Cerpen
Bronze
Cegukan
Andriyana
Cerpen
Bronze
Ini tentang Cinta; Mati
Andriyana
Cerpen
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
Andriyana
Cerpen
Bronze
Si Kancil Dikeloni Kunti
Andriyana
Cerpen
Bronze
Dua Kisah dalam Satu Taring
Andriyana