Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Berlari dari Kematian
0
Suka
11,122
Dibaca

“Mmm …, sekarat dia.”

Ayam jago berbulu hitam kemerah-merahan itu menggelepar-gelepar, mengibas-ngibaskan kedua sayapnya–panik. Oleng tubuhnya tak mampu berdiri tegak, meski ia ingin berlari menghindar dari detik-detik saat kematiannya. Sayatan di lehernya membuat suara ‘kokok’ yang keluar melalui paruhnya tak lagi terdengar jantan. Mungkin ia merasakan perih sekali–mungkin, karena aku belum pernah merasakan sakarat. Belum ….

Aku, temanku, dan Pak De-ku (memegang pisau) menonton “tarian maut”-nya dengan tatapan dingin. Sesekali kami menggeser langkah, selangkah dua langkah ke kir...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Berlari dari Kematian
Andriyana
Novel
Bronze
Persinggahan Mistik
Tira Riani
Novel
Kalau Suka Bilang
ArsheilaW
Novel
Bronze
Love Freak
Faisal Ridha Dmt
Novel
Gold
Sang Peramal
Noura Publishing
Novel
Topeng: Lilianna
Suzie S. Something
Cerpen
Bronze
Sahabat Backpacker Ku
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Pelaku Tabrak Lari
Noer Eka
Novel
Tum
Ais Aisih
Flash
Bronze
Menjadi Kucing
Ron Nee Soo
Flash
Sis, She Died In Vain
Kata tanpa suara
Flash
SIAPAKAH DIRIKU?
Ismawati
Flash
MAWAR DARAH
Via S Kim
Novel
Bronze
Misteri Gunung Halilintar
Vitri Dwi Mantik
Cerpen
Bronze
Saranggola
Chesar Kurniawan
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Berlari dari Kematian
Andriyana
Flash
Bronze
Si Gadis Berkucir Satu
Andriyana
Flash
Bronze
Kedinginan
Andriyana
Flash
Bronze
Sosok Bapak
Andriyana
Skrip Film
Cahaya Diani
Andriyana
Flash
Bronze
Microwife
Andriyana
Novel
Kucing Hitam Putih
Andriyana
Flash
Bronze
Apa Makna Hujan Bagimu?
Andriyana
Flash
Bronze
Monyet Bersayap Kupu-kupu
Andriyana
Flash
Sang Pemanggil
Andriyana
Cerpen
Bronze
Ini tentang Cinta; Mati
Andriyana
Cerpen
Bronze
D 1 AM
Andriyana
Flash
"Jadi" Hamil, Enggak?
Andriyana
Cerpen
Bronze
Si Kancil Dikeloni Kunti
Andriyana
Cerpen
Bronze
Burung-Burung Itu Tak Berkata Lagi
Andriyana