Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Belalang dan Ramalan yang Tak Selesai
0
Suka
9,940
Dibaca

Sudah tiba saatnya warga Sei Suka memilih pemimpin. Desa itu harus segera bangkit. Dan, pemilihan pemimpin adalah salah satu cara untuk menuju kemakmuran – cara yang dianggap paling penting dan yang harus pertama dilakukan. Karena itu, ketika waktu menyisakan satu pekan, warga jadi sibuk, menyusun strategi hingga merancang muslihat agar pilihan mereka menang.

Begitupun dengan Pak Ngah. Bedanya, Pak Ngah tak peduli dengan tiga pasang pemimpin yang gambar wajahnya sudah memenuhi kampung itu. Yang dia pedulikan adalah tumpukan uang di kedai kopi. Ya, hiruk-pikuk pemilihan pemimpin telah menyeret sebagian warga untuk berjudi. Bertaruh bak pertandingan sepakbola.

Dan, Pak Ngah memilih mendatangi rumah Belalang. Tokoh yang dimaksud ini aslinya bernama Syahrul. Dia mendapat panggilan Belalang karena nasibnya persis dengan cerita Pak Belalang – cerita rakyat yang memang masih begitu hidup di Sei Suka. Dengan kata lain, Syahrul telah menjadi Pak Belalang di zaman sekarang, ahli ramal terpercaya.

“Belalang, kau pasti tahu maksudku kemari ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Belalang dan Ramalan yang Tak Selesai
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Cerpen One Shoot
Rani Rosdiana
Cerpen
Bronze
Balada Tes CPNS
spacekantor
Cerpen
Menulis Haiku
Rafael Yanuar
Cerpen
Bronze
Mencari Cara Pulang
karyasmpitinsankamil
Cerpen
Influencer Istana
zain zuha
Cerpen
Bronze
Boneka Plastik
Sri Wintala Achmad
Cerpen
Bronze
Blaming The Victim
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Dua Puluh Dua Desember
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Masjid Pensiunan
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Dua Kunci
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Abaikan Dengan Buku
Yooni SRi
Cerpen
Tandang
RD Sinta
Cerpen
Bronze
Setelah Kematianku
Lisnawati
Cerpen
Bronze
Hampir Jadi Mantu: Sebuah Kenangan
Cahyana Endra Purnama
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Belalang dan Ramalan yang Tak Selesai
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Dilarang Berharap pada Gigi Palsu
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Masjid Pensiunan
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Tengkorak Kakek di Makam Pahlawan
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Rencana
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Kerah Baju dan Balon Ungu
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Tuah Kumis Tikus
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Nujum
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Dongeng Pulau Merah dan Pengarangnya
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Transkrip
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Kisah yang Diakhiri dengan Kata Maki
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Jam Malam di Warung Kopi
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Buruh di Tanah Sendiri
Muram Batu
Novel
Bronze
Laron Jakarta
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Sejakartanya Jakarta
Muram Batu