Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Self Improvement
Bronze
Bawa Aku, Kemana Kau Pergi
0
Suka
2,131
Dibaca

Aku selalu mendengar bisikan itu.

Suara lirih, samar, seakan datang dari dalam rongga dada atau dari ujung angin yang lewat di jendela malam. Kalimatnya tidak pernah berubah:

“Bawa aku ke mana kau pergi.”

Awalnya aku mengabaikannya. Kucurigai hanya gema kelelahan, sisa-sisa pikiranku yang tak pernah tenang. Tetapi semakin hari, semakin jelas ia terdengar. Kadang muncul di sela riuh lalu lintas, kadang di tengah rapat kantor, kadang ketika aku menatap kosong ke secangkir kopi yang mulai dingin.

Dan semakin lama aku tahu: itu bukan suara orang lain. Itu suara diriku sendiri—diri yang...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Cerpen
Bronze
Bawa Aku, Kemana Kau Pergi
angin lembah
Flash
Feromon
snang.tjarita
Flash
Breakfast at Kempinski's
Ardhi Widjaya
Flash
Bronze
Solitaire Beauty
Silvarani
Flash
Mengeja Angka
Chie Kudo
Flash
Patut Di Rayakan
lidia afrianti
Cerpen
Berkah
Titin Widyawati
Flash
Catatan Orang-Orang Linglung
Eza Budiono
Flash
Bronze
Baby Machine
Silvarani
Flash
Bronze
A Rose Bouquet in the Trash
Silvarani
Flash
Table Manner
Rin
Flash
Tambang
snang.tjarita
Flash
Indonesia Gelap di Taman Pikiran
snang.tjarita
Flash
Zul dan Paku
Khasbi Abdul Malik
Flash
Mother Earth
stillzee
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Bawa Aku, Kemana Kau Pergi
angin lembah
Cerpen
Bronze
Romi Dan Juli
angin lembah
Cerpen
Bronze
SURAT
angin lembah
Cerpen
Bronze
PILIHAN
angin lembah
Novel
Romi Dan Juli
angin lembah
Cerpen
Bronze
MENYAMBUNG SENAR GITAR
angin lembah
Novel
Antara Laut dan Langit Bandung
angin lembah
Cerpen
Bronze
Jadi Diri Sendiri Aja, Ta...
angin lembah
Cerpen
Bronze
KejutanNya Selalu Ada
angin lembah
Cerpen
Bronze
KEPADA SENJA
angin lembah
Cerpen
Bronze
ANTARA LAUT DAN LANGIT BANDUNG
angin lembah
Cerpen
Bronze
Cintai Aku, Kau Kucinta
angin lembah