Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Bagus Piranti
17
Suka
25,820
Dibaca

Matahari senja sedang tidak pundung. Dia sudi menunjukkan keindahannya kepada para pengguna jalan yang larut dalam emosi jiwa karena carut-marut jalanan Jakarta. Panas mesin kendaraan dan bau asap lebih dominan daripada semburat jingga, yang berbaur sempurna dengan birunya langit dan putihnya awan. Mereka bertemu di satu titik, merekah perlahan, inci demi inci, sampai akhirnya rona merah jambu menyempurnakan senja.

Hampir tidak ada pengguna jalan yang menyadari betapa indahnya langit sore itu. Beberapa yang sempat menyaksikan, tidak peduli. Apa nikmatnya senja? Tidak bikin kenyang. Mungkin cibiran macam itu yang membuat matahari sering pundung.

Satu banding seribu, itu lah Bagus Piranti. Mungkin dia satu-satunya orang di kemacetan yang sempat terhenyak oleh senja. Dia menaikkan kaca helmnya, takjub. Dalam sekelebat detik, Bagus sudah khusyuk menikmati rona senja yang terhampar di cakrawala Jakarta. Mendadak matanya sembab, pikirannya terlempar ke sebuah waktu saat dia masih ingusan, namun sangat menghormati senja. Bagus hampir menangis, kalau saja motor di belakangnya tidak menghentaknya dengan klakson-klakson panjang, memberi komando untuk cepat jalan.

Sering kali saat sedang berada di tengah kemacetan, sambil kegerahan, ditambah bau asap, bau kopling, sesekali bau najis bangkai tikus, dan sambil terus melajukan motornya dalam ketukan gas-rem-gas-rem, pikiran Bagus melayang, mengandaikan banyak hal. Berbagai skenario kehidupan berseliweran di dalam benaknya.

Andai punya gaji dua digit, Bagus ingin sekali pindah dari kontrakan petak di Pasar Minggu, ke satu unit apartemen kelas menengah di bilangan Kalibata, atau di dekat Pasar Gembrong. Biar sering ngeliat mbak-mbak nakal, katanya seloroh.

Alasan lainnya adalah karena dia merasa tidak cocok dengan induk semangnya; seorang janda beranak satu yang punya banyak pacar, dan keranjingan judi kartu. Dari permainan kartu remi, sampai poker. Dari poker banting, sampai poker online. Sempat satu kali Bagus memutuskan untuk ikut bermain.

I...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Skrip Film
What's Next, Soraya?
Safiraline
Cerpen
Bronze
Bagus Piranti
cendana
Novel
Primadona
Rizka W. A
Skrip Film
Happy = Hari ini, esok atau nanti.
Yohanna Claude
Skrip Film
Bertaruh
Husen Mulachela
Novel
Bronze
My Super Dad Is a Superstar
Safiraline
Novel
Sebuah Rasa yang Kusebut Rumah
fotta
Cerpen
Bronze
Waktu Yang Berharga
Kokonoka
Flash
Bronze
Kalau Aku Anak Panti, Memang Kenapa?
Nuel Lubis
Novel
End to Start
Flaminstalized
Cerpen
Trilogi Kereta : Kereta yang Berhenti
Rumpang Tanya
Novel
Bronze
Berjuanglah!
Anisa Rahmi Gina
Komik
Bronze
Happiness
Moh yoga
Cerpen
Bronze
Sebilah Parang dan Tugas Terakhir Paman Ahdi
Habel Rajavani
Novel
Bronze
Air Mata Sahara
Tri Suci Maryam
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Bagus Piranti
cendana
Cerpen
Pondok Mbah Caraka
cendana