Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Bagus Piranti
17
Suka
32,341
Dibaca

Matahari senja sedang tidak pundung. Dia sudi menunjukkan keindahannya kepada para pengguna jalan yang larut dalam emosi jiwa karena carut-marut jalanan Jakarta. Panas mesin kendaraan dan bau asap lebih dominan daripada semburat jingga, yang berbaur sempurna dengan birunya langit dan putihnya awan. Mereka bertemu di satu titik, merekah perlahan, inci demi inci, sampai akhirnya rona merah jambu menyempurnakan senja.

Hampir tidak ada pengguna jalan yang menyadari betapa indahnya langit sore itu. Beberapa yang sempat menyaksikan, tidak peduli. Apa nikmatnya senja? Tidak bikin kenyang. Mungkin cibiran macam itu yang membuat matahari sering pundung.

Satu banding seribu, itu lah Bagus Piranti. Mungkin dia satu-satunya orang di kemacetan yang sempat terhenyak oleh senja. Dia menaikkan kaca helmnya, takjub. Dalam sekelebat detik, Bagus sudah khusyuk menikmati rona senja yang terhampar di cakrawala Jakarta. Mendadak matanya sembab, pikirannya terlempar ke sebuah waktu saat dia masih ingusan, namun sangat menghormati senja. Bagus hampir menangis, kalau saja motor di belakangnya tidak menghentaknya dengan klakson-klakson panjang, memberi komando untuk cepat jalan.

Sering kali saat sedang berada di tengah kemacetan, sambil kegerahan, ditambah bau asap, bau kopling, sesekali bau najis bangkai tikus, dan sambil terus melajukan motornya dalam ketukan gas-rem-gas-rem, pikiran Bagus melayang, mengandaikan banyak hal. Berbagai skenario kehidupan berseliweran di dalam benaknya.

Andai punya gaji dua digit, Bagus ingin sekali pindah dari kontrakan petak di Pasar Minggu, ke satu unit apartemen kelas menengah di bilangan Kalibata, atau di dekat Pasar Gembrong. Biar sering ngeliat mbak-mbak nakal, katanya seloroh.

Alasan lainnya adalah karena dia merasa tidak cocok dengan induk semangnya; seorang janda beranak satu yang punya banyak pacar, dan keranjingan judi kartu. Dari permainan kartu remi, sampai poker. Dari poker banting, sampai poker online. Sempat satu kali Bagus memutuskan untuk ikut bermain.

I...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Gold
The Dusty Sneakers
Noura Publishing
Cerpen
Bronze
Bagus Piranti
cendana
Novel
Bronze
Alunan Langkah
Wida Ningsih
Novel
Bronze
LUKA BARA
Muhamad Irfan
Novel
Bronze
Simfoni Perpisahan
Vincent Jose
Skrip Film
Pahit
Rere Valencia
Novel
Awan Jingga
Zahrae
Novel
Kuncup Berlian
Ais Aisih
Novel
Di bawah Standar
Era Chori Christina
Flash
Bronze
Pacaran
Rena Miya
Flash
WARNA YANG HILANG
Aston V. Simbolon
Novel
SUNSET
Murti Wijayanti
Novel
Catatan 20 Tahun
Chin Pradigta
Novel
Bronze
Overcast Wedding
Ayu Andini Sekarmelati
Skrip Film
Buih Pikiran
Rere Valencia
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Bagus Piranti
cendana
Cerpen
Pondok Mbah Caraka
cendana