Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Bagus Piranti
17
Suka
23,749
Dibaca

Matahari senja sedang tidak pundung. Dia sudi menunjukkan keindahannya kepada para pengguna jalan yang larut dalam emosi jiwa karena carut-marut jalanan Jakarta. Panas mesin kendaraan dan bau asap lebih dominan daripada semburat jingga, yang berbaur sempurna dengan birunya langit dan putihnya awan. Mereka bertemu di satu titik, merekah perlahan, inci demi inci, sampai akhirnya rona merah jambu menyempurnakan senja.

Hampir tidak ada pengguna jalan yang menyadari betapa indahnya langit sore itu. Beberapa yang sempat menyaksikan, tidak peduli. Apa nikmatnya senja? Tidak bikin kenyang. Mungkin cibiran macam itu yang membuat matahari sering pundung.

Satu banding seribu, itu lah Bagus Piranti. Mungkin dia satu-satunya orang di kemacetan yang sempat terhenyak oleh senja. Dia menaikkan kaca helmnya, takjub. Dalam sekelebat detik, Bagus sudah khusyuk menikmati rona senja yang terhampar di cakrawala Jakarta. Mendadak matanya sembab, pikirannya terlempar ke sebuah waktu saat dia masih ingusan, namun sangat menghormati senja. Bagus hampir menangis, kalau saja motor di belakangnya tidak menghentaknya dengan klakson-klakson panjang, memberi komando untuk cepat jalan.

Sering kali saat sedang berada di tengah kemacetan, sambil kegerahan, ditambah bau asap, bau kopling, sesekali bau najis bangkai tikus, dan sambil terus melajukan motornya dalam ketukan gas-rem-gas-rem, pikiran Bagus melayang, mengandaikan banyak hal. Berbagai skenario kehidupan berseliweran di dalam benaknya.

Andai punya gaji dua digit, Bagus ingin sekali pindah dari kontrakan petak di Pasar Minggu, ke satu unit apartemen kelas menengah di bilangan Kalibata, atau di dekat Pasar Gembrong. Biar sering ngeliat mbak-mbak nakal, katanya seloroh.

Alasan lainnya adalah karena dia merasa tidak cocok dengan induk semangnya; seorang janda beranak satu yang punya banyak pacar, dan keranjingan judi kartu. Dari permainan kartu remi, sampai poker. Dari poker banting, sampai poker online. Sempat satu kali Bagus memutuskan untuk ikut bermain.

I...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Novel
You Are the One
Ahlul Sadu
Novel
Dancing in the Silence
Dinda Kusuma Ati
Cerpen
Bronze
Bagus Piranti
cendana
Novel
Bronze
Gadis Pelarian
Rosidawati
Novel
Bronze
DURHAKA (KUTUK dan SENGSARA)
KUMARA
Novel
Selena Tsabina - I Just Believe You
Angela Ann
Novel
Surat Kecil Untuk Wuhan
ahmad dicka hudzaifi
Novel
Orang-Orang Bahagia
Tria Ayu K
Novel
Gold
Wanita Pendamba Surga
Bentang Pustaka
Novel
Diary Sarah
Maysaaaa
Novel
Felicity
Clarecia Nathaniel
Novel
HICKS (Hidup, Impian, Cinta, Keluarga dan Sahabat)
Sidik Setyo Hanggono
Novel
Bronze
Ekspresi
Deviannistia Suyonoputri
Novel
Bronze
Gadis Pemulung Sampah
Ismail Ari
Novel
Belenggu Masalalu
Dinar sen
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Bagus Piranti
cendana
Cerpen
Pondok Mbah Caraka
cendana