Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Bacaan untuk Seb
2
Suka
7,441
Dibaca

Siang sedang terik, namun Seb tak begitu terpengaruh. Ia tetap tenang duduk di atas tumpukan kardus bekas yang dijaganya sejak sejam yang lalu. Bocah sepuluh tahun itu belum sadar jika terik matahari mulai memanaskan puncak kepala. Sementara teman-teman di sekelilingnya sibuk mengumpulkan kardus dan koran bekas untuk dijual, Seb masih berkutat dengan majalah berisi tulisan yang nyaris kabur dimakan usia. Bahkan, untuk membaca pun ia harus mengeja dengan keras.

Majalah usang yang sudah tak bersampul itu ditemukannya saat memulung. Jika biasanya dia belajar membaca dari koran—dengan tulisan kecil tentang politik dan masalah perkotaan yang tak dimengertinya—kini bocah berambut cepak itu lebih nyaman membaca cerita anak-anak lengk...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp9.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Bacaan untuk Seb
Amarta Shandy
Cerpen
Bronze
Jalan Terjal Tiga Puluh
Karlia Za
Cerpen
Bronze
"Puss. . . Meong. . . "
Izzatunnisa Galih
Cerpen
Bronze
Cemburu Yang Menggantung di Sudut Jendela
Poloria Sitorus
Cerpen
Sabda Pasar
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rungkat
artabak
Cerpen
Racau
Rafael Yanuar
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-3
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Dua Puluh Dua Desember
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Maaf, aku terlambat tahu.
Fianaaa
Cerpen
OMA-OMA MERESAHKAN
Zirconia
Cerpen
Bronze
Neraca Uriping Manungsa
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Cewek itu Gula
Astromancer
Cerpen
Bronze
Sepatuku Bukan Sepatumu, Sepatumu Bukan Sepatuku
Shinta Larasati Hardjono
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Bacaan untuk Seb
Amarta Shandy
Flash
Bronze
Surat Untuknya
Amarta Shandy
Cerpen
Bronze
Kalau Saja Orang Itu Dia
Amarta Shandy
Cerpen
Bronze
Musuh dalam Rasa Cinta
Amarta Shandy