Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Ayah di Bawah Pohon Mangga II
14
Suka
14,308
Dibaca

Bab 9 – Kebenaran yang Tertunda

Hari itu, cuaca cerah meskipun angin sepoi-sepoi terasa dingin. Ibu Siti sedang sibuk di dapur, mencuci piring dan menyiapkan makan siang untuk keluarga. Suasana di rumah tampak tenang, dengan hanya suara gemericik air dan desiran angin yang masuk melalui jendela terbuka. Ali di bawah pohon mangga di halaman depan, memainkan bola dengan riang.

Namun, ketenangan itu tiba-tiba terganggu oleh suara ketukan di pintu depan. Ketukan itu begitu pelan, namun cukup jelas terdengar, seolah ingin memastikan bahwa suara itu tak terlewatkan. Ibu Siti berhenti sejenak, matanya tertuju pada pintu yang tiba-tiba terasa begitu jauh dari jangkauannya. Ia merasa ada yang aneh, tetapi memutuskan untuk mendekati pintu dengan langkah ragu.

Saat ia membuka pintu, matanya langsung bertemu dengan sosok pria yang sudah lama ia ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Novel
UNDER 18 (we all depressed)
Risfatia
Novel
Lingkaran Popcorn
galih faizin
Novel
Bronze
Rekata Laila
FAKIHA
Skrip Film
Ayahku Tak Punya Mobil
Resti Dahlan
Flash
RUMAH SUNYI TANPA AKU
Hans Wysiwyg
Cerpen
Bronze
Ayah di Bawah Pohon Mangga II
dyah
Novel
Bronze
MUGIDIDE
Meila Siti Maulidiyah
Novel
Gold
KKPK Menari di Pelangi
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Surya Tenggelam di Bulan Mei
Sunarti
Komik
Overspill
Muhammad Qodir Ibrahim Jayakusuma
Flash
Handphone yang Tertinggal
Desto Prastowo
Cerpen
Bronze
Buncis Warisan
Inggita Hardaningtyas
Novel
Bronze
Bagaimana Kesepian Membuatmu Mati Perlahan
Daruz Armedian
Novel
LITTLE STAR HOLDING MY HAND
mahes.varaa
Novel
Roda Kehidupan
Firsty Elsa
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Ayah di Bawah Pohon Mangga II
dyah
Cerpen
1 Hari Sebelum Lupa
dyah
Cerpen
Ayah di Bawah Pohon Mangga
dyah
Cerpen
Langit Kita Berbeda
dyah