Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Ayah di Bawah Pohon Mangga II
14
Suka
18,118
Dibaca

Bab 9 – Kebenaran yang Tertunda

Hari itu, cuaca cerah meskipun angin sepoi-sepoi terasa dingin. Ibu Siti sedang sibuk di dapur, mencuci piring dan menyiapkan makan siang untuk keluarga. Suasana di rumah tampak tenang, dengan hanya suara gemericik air dan desiran angin yang masuk melalui jendela terbuka. Ali di bawah pohon mangga di halaman depan, memainkan bola dengan riang.

Namun, ketenangan itu tiba-tiba terganggu oleh suara ketukan di pintu depan. Ketukan itu begitu pelan, namun cukup jelas terdengar, seolah ingin memastikan bahwa suara itu tak terlewatkan. Ibu Siti berhenti sejenak, matanya tertuju pada pintu yang tiba-tiba terasa begitu jauh dari jangkauannya. Ia merasa ada yang aneh, tetapi memutuskan untuk mendekati pintu dengan langkah ragu.

Saat ia membuka pintu, matanya langsung bertemu dengan sosok pria yang sudah lama ia ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
Ayah di Bawah Pohon Mangga II
dyah
Novel
Surat dari Langit
Rahma Yulia Putri
Novel
Gold
MY BASTARD PRINCE
Coconut Books
Novel
Bronze
Duniamu Akan Aku Usahakan
Devie Yunita Putriana
Novel
true friendship
Rilla Muayyidati Aziz
Novel
Bronze
Gerimis di Musim Kemarau
Syamsul arif
Novel
Rintik Hujan di Rumah Kita
Jee Luvina
Novel
Bronze
Sebelum Toga di Bawah Awan
Leni Juliany
Skrip Film
Script Film : Mendadak Drakor
indra wibawa
Novel
Reunion
Biru Rubi
Novel
Bronze
Ada Cinta di Rinjani (Buku Pertama)
Imajinasiku
Novel
Di Balik Kilauannya
Rijaluddin Abdul Ghani
Novel
Restorasi Rasa
Suci Asdhan
Novel
Bronze
My Name is Mawar
Renny Juldid
Komik
Bronze
I For myself
Astira Izzatul Azzahra
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Ayah di Bawah Pohon Mangga II
dyah
Cerpen
Langit Kita Berbeda
dyah
Cerpen
Ayah di Bawah Pohon Mangga
dyah
Cerpen
1 Hari Sebelum Lupa
dyah