Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
AUL
5
Suka
3,107
Dibaca


Malam turun perlahan di Kampung Cipanganggiran. Kabut tipis mulai turun dari perbukitan, menyapu jalanan tanah yang membelah sawah-sawah gelap di pinggir kampung. Lampu rumah penduduk satu per satu padam, menyisakan beberapa cahaya temaram dari jendela kayu yang belum ditutup sempurna.

Di ujung kampung, berdiri sebuah pos ronda kecil beratap seng. Bangunannya sederhana. Dindingnya hanya setengah badan dengan papan-papan tua yang mulai lapuk dimakan hujan. Sebuah lampu bohlam kuning menggantung di tengah langit-langit, berkedip pelan karena aliran listrik kampung yang sering naik turun.

Di depan pos, api unggun menyala kecil. Asap tipisnya melayang ke udara dingin malam. Empat orang duduk melingkar di dekat api itu.

Dadang, Oman, Tayat dan seorang bapak berusia sekitar lima puluhan bernama Parman. Mereka sedang ronda malam.

Tumpukan kayu terbakar pelan di sela bara merah. Aro...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
AUL
Rian Nugraha
Novel
Bronze
Charlie, Charlie Are You There?
Lewi Satriani
Novel
Asa
Anjas Saputra
Cerpen
Bronze
Tau-Tau yang Tersenyum
Risti Windri Pabendan
Flash
Perempuan di Jendela
irishanna
Cerpen
Bronze
Orang yang Sama
Jasma Ryadi
Flash
Bronze
Ojek Online
Bksai
Flash
Siaran Langsung
heriwidianto
Flash
Bronze
Hantu Tanpa Kepala
Hidayati
Flash
LOSER
Rama Sudeta A
Cerpen
Bronze
JAMUAN TERAKHIR
Rosi Ochiemuh
Cerpen
Bronze
Kamera Tua
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
psychosis.
Faisal Susandi
Flash
Jangan Menimpali!
Jasma Ryadi
Novel
Rajah Hitam
Fasihi Ad Zemrat
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
AUL
Rian Nugraha
Cerpen
BLACKOUT!
Rian Nugraha
Flash
Bronze
Homofobia
Rian Nugraha
Novel
Kenapa?
Rian Nugraha
Novel
Bronze
Perang Informasi
Rian Nugraha
Novel
ADA
Rian Nugraha
Cerpen
Bronze
Anak Haram?
Rian Nugraha