Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Astrophile
4
Suka
6,496
Dibaca

"Esok kita akan bisa menyaksikan blue moon yang terjadi hanya sekali dalam beberapa tahun,"ucap reporter yang tengah membacakan beritanya di televisi.

Satu keluarga yang tengah duduk di meja makan sangat antusias dengan informasi tersebut.

"Bagaimana kalau kita menyaksikan bersama di kamar Bulan?"

"Boleh, ibu akan mempersiapkan cemilan enak."

Bulan tampak begitu senang, dia mengitari pandangannya pada semua keluarganya.

Setelah makan bulan menuju kamarnya, sesuai dengan namanya. Orang tuanya sengaja memberi kamar gadis itu paling atas dengan atap transparan. Gadis itu sangat menyukai langit malam, apakah itu bintang, bulan semua benda langit malam hari.

Pov Ayah Bulan

Bekerja sebagai manajer senior di perusahaan besar adalah impian besarku. Dan mendapat seorang istri uang luar biasa seperti diana juga keberkahan yang luar biasa. Dua malaikat kami semakin membuat kehidupan luar biasa. Anak pertama namanya angkasa dan yang kedua Bulan.

Menjalani kehidupan yang luar biasa tidak membuatku berhenti dari ambisiku dengan dunia kerja. Semakin mengejar semuanya, aku tidak memiliki waktu yang lebih banyak bersama keluarga. Aku hanya sering bertemu dengan diana dan anak- anak melalui whatsapp.

Suatu hari, karena lelah bekerja aku pulang ke rumah untuk beristirahat sejenak sebelum kembali ke kantor. Tapi diana mengeluhkan aku yang terlalu sibuk dengan pekerjaan.

"Kenapa kau tidak pernah ada waktu lagi bersama anak-anak?"

"Aku lelah, aku ingin istirahat."

"Baiklah istirahatlah,"diana melanjutkan melipat pakaian yang menumpuk.

Der...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Astrophile
lidia afrianti
Cerpen
Sejuta Pertanyaan Wanita
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Sejakartanya Jakarta
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Berjuta-juta Jalan Menuju Kematian
Bonari Nabonenar
Cerpen
Bronze
Pisang Goreng
De Lilah
Cerpen
Bronze
Elysera Surga yang Terkurung
go han
Cerpen
Bronze
Catatan Kotor Ayah
Pipo Vernandes
Cerpen
Bronze
Jomblo ini Belum Berakhir
mahfudz siddiq kr
Cerpen
Bronze
Usman dan Ujang, Suatu Kali
Harsa Permata
Cerpen
Pasar Bisa Diciptakan
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Bronze
LUH
Soerja HR Hezra
Cerpen
Pietist
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Bronze
GINJAL
Yasin Yusuf
Cerpen
Telepon Iseng!
Noer Eka
Cerpen
Pacar Pura-Pura
Sekar Kinanthi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Astrophile
lidia afrianti
Flash
Kotak
lidia afrianti
Flash
Balasan Surat Untukmu, Sean
lidia afrianti
Flash
Bronze
if we'd met before a decade
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Tolong Hidup Sampai Aku Mati !
lidia afrianti
Flash
SELF
lidia afrianti
Flash
Bronze
Hilang di Kota Virtual
lidia afrianti
Flash
Dia Bernama Lumi
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Line And Word
lidia afrianti
Flash
Kenapa kita kura-kura
lidia afrianti
Flash
Ternyata Kita Pembohong
lidia afrianti
Flash
Aku ingin kamu marah
lidia afrianti
Flash
Bronze
Luapan Luka Luna
lidia afrianti
Flash
Apakah kamu pernah mencintaiku?
lidia afrianti
Flash
Kesalahan Hitung
lidia afrianti