Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Astrophile
4
Suka
7,530
Dibaca

"Esok kita akan bisa menyaksikan blue moon yang terjadi hanya sekali dalam beberapa tahun,"ucap reporter yang tengah membacakan beritanya di televisi.

Satu keluarga yang tengah duduk di meja makan sangat antusias dengan informasi tersebut.

"Bagaimana kalau kita menyaksikan bersama di kamar Bulan?"

"Boleh, ibu akan mempersiapkan cemilan enak."

Bulan tampak begitu senang, dia mengitari pandangannya pada semua keluarganya.

Setelah makan bulan menuju kamarnya, sesuai dengan namanya. Orang tuanya sengaja memberi kamar gadis itu paling atas dengan atap transparan. Gadis itu sangat menyukai langit malam, apakah itu bintang, bulan semua benda langit malam hari.

Pov Ayah Bulan

Bekerja sebagai manajer senior di perusahaan besar adalah impian besarku. Dan mendapat seorang istri uang luar biasa seperti diana juga keberkahan yang luar biasa. Dua malaikat kami semakin membuat kehidupan luar biasa. Anak pertama namanya angkasa dan yang kedua Bulan.

Menjalani kehidupan yang luar biasa tidak membuatku berhenti dari ambisiku dengan dunia kerja. Semakin mengejar semuanya, aku tidak memiliki waktu yang lebih banyak bersama keluarga. Aku hanya sering bertemu dengan diana dan anak- anak melalui whatsapp.

Suatu hari, karena lelah bekerja aku pulang ke rumah untuk beristirahat sejenak sebelum kembali ke kantor. Tapi diana mengeluhkan aku yang terlalu sibuk dengan pekerjaan.

"Kenapa kau tidak pernah ada waktu lagi bersama anak-anak?"

"Aku lelah, aku ingin istirahat."

"Baiklah istirahatlah,"diana melanjutkan melipat pakaian yang menumpuk.

Der...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Astrophile
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Pertarungan sengit penguasa hutan dan nyi tosa
najlah
Cerpen
Terlahir Kembali
zain zuha
Cerpen
Jangan Mati Dulu, Dong, Bruh
Ryan Esa
Cerpen
Bronze
Bukan Pelangi Terakhir
P' Jee
Cerpen
Orang-Orang Pojok
Aniq Munfiqoh
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh (Tamat)
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Panjat Pinang
Imajinasiku
Cerpen
Seperti mati, hidup juga punya banyak alasan
tseasalt
Cerpen
Terbakar tapi tak hangus
ciesa mulyaningsih bahari
Cerpen
Bronze
Harga Sebuah Kejujuran
Wahyu Hidayat
Cerpen
Suara Butala
bloomingssy
Cerpen
Marriage Deadline
Nadya Atika
Cerpen
Sebentar
eSHa
Cerpen
Bronze
Trauma
Titin Widyawati
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Astrophile
lidia afrianti
Novel
Rumah
lidia afrianti
Flash
Biru Merah
lidia afrianti
Flash
Bronze
Luapan Luka Luna
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Strange Thoughts
lidia afrianti
Flash
Bronze
Kenapa Kita Berpisah?
lidia afrianti
Flash
Bronze
Jejak
lidia afrianti
Cerpen
Jalur Langit
lidia afrianti
Flash
Akhirnya Tetap Kalah
lidia afrianti
Flash
Jika aku tidak cukup, bilang saja
lidia afrianti
Flash
Bronze
Lemon Tea
lidia afrianti
Flash
I'm a mother
lidia afrianti
Flash
Bronze
Hear You
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
StepMother
lidia afrianti
Flash
Patut Di Rayakan
lidia afrianti