Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Astrophile
4
Suka
8,564
Dibaca

"Esok kita akan bisa menyaksikan blue moon yang terjadi hanya sekali dalam beberapa tahun,"ucap reporter yang tengah membacakan beritanya di televisi.

Satu keluarga yang tengah duduk di meja makan sangat antusias dengan informasi tersebut.

"Bagaimana kalau kita menyaksikan bersama di kamar Bulan?"

"Boleh, ibu akan mempersiapkan cemilan enak."

Bulan tampak begitu senang, dia mengitari pandangannya pada semua keluarganya.

Setelah makan bulan menuju kamarnya, sesuai dengan namanya. Orang tuanya sengaja memberi kamar gadis itu paling atas dengan atap transparan. Gadis itu sangat menyukai langit malam, apakah itu bintang, bulan semua benda langit malam hari.

Pov Ayah Bulan

Bekerja sebagai manajer senior di perusahaan besar adalah impian besarku. Dan mendapat seorang istri uang luar biasa seperti diana juga keberkahan yang luar biasa. Dua malaikat kami semakin membuat kehidupan luar biasa. Anak pertama namanya angkasa dan yang kedua Bulan.

Menjalani kehidupan yang luar biasa tidak membuatku berhenti dari ambisiku dengan dunia kerja. Semakin mengejar semuanya, aku tidak memiliki waktu yang lebih banyak bersama keluarga. Aku hanya sering bertemu dengan diana dan anak- anak melalui whatsapp.

Suatu hari, karena lelah bekerja aku pulang ke rumah untuk beristirahat sejenak sebelum kembali ke kantor. Tapi diana mengeluhkan aku yang terlalu sibuk dengan pekerjaan.

"Kenapa kau tidak pernah ada waktu lagi bersama anak-anak?"

"Aku lelah, aku ingin istirahat."

"Baiklah istirahatlah,"diana melanjutkan melipat pakaian yang menumpuk.

Der...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Astrophile
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Dekap Rindu
Djoana Jasmine
Cerpen
Bronze
Berjuta-juta Jalan Menuju Kematian
Bonari Nabonenar
Cerpen
Bronze
Si Kecil di Tepi Jalan
Anggrek Handayani
Cerpen
Indahnya Surga di Telapak Kaki Ibu
LISANDA
Cerpen
Bronze
Panau Jawa
Muram Batu
Cerpen
Diari Raka
zain zuha
Cerpen
Bronze
Pendar
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Tumbler Yang Tertukar
Novita Ledo
Cerpen
KARTU TAKDIR
Yumkiii
Cerpen
Impian Sang Burung
Celica Yuzi
Cerpen
Bronze
TRIJATHA
Sri Wintala Achmad
Cerpen
Warkop Sebelah
Penulis N
Cerpen
Ngalor-ngidul Di Tongkrongan
Fann Ardian
Cerpen
Korban Semu
Alhuyaz
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Astrophile
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Strange Thoughts
lidia afrianti
Flash
Jika kita berubah
lidia afrianti
Flash
Terapi kota
lidia afrianti
Flash
Bronze
Jeda Yang Tak Pernah Usai
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Tolong Hidup Sampai Aku Mati !
lidia afrianti
Flash
Apakah kamu pernah mencintaiku?
lidia afrianti
Flash
Bronze
Juni Tanpa Ju
lidia afrianti
Flash
Cerita 14 Mei 2013
lidia afrianti
Flash
Wilayah Terlarang Bernama Kita
lidia afrianti
Flash
Aku ingin kamu marah
lidia afrianti
Flash
Aku Sekarat
lidia afrianti
Flash
Rangkul
lidia afrianti
Flash
Kenapa Kamu Pergi?
lidia afrianti
Flash
Bronze
Kata Mereka Akan Baik-Baik Saja
lidia afrianti