Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Arkan Al Ghazi & Portal Cahaya Abadi
0
Suka
62
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Arkan Al Ghazi & Portal Cahaya Abadi

Di tengah Hutan Terlarang yang ditakuti para pemburu, sebuah pintu batu monolitik memancarkan cahaya biru redup saat disentuh dengan kelembutan batin. Di baliknya, terbentang semesta langit violet, pepohonan kristal yang berdenting indah, dan sang penjaga portal cahaya abadi: Putera Cendana.

═━═━═━═ ◇ ◆ ◇ ◆ ◇ ═━═━═━═

Bab I: Jejak Kabut di Rimba Larangan

Ketika Pintu Kuno Membisikkan Pendar Azur

----------------------------------------

"Bukan langkah kaki yang membawa seorang pengembara ke tempat terlarang, melainkan kerinduan purba yang tertanam jauh di palung jiwanya."

Di ujung peta peradaban yang paling rapuh, tempat di mana tinta para juru gambar kerajaan mengering sebelum sempat menorehkan nama telaga atau punggung bukit, terbentang sebuah belantara yang ditakuti oleh para pemburu kawakan: Hutan Terlarang Wira-Astana. Kabut di rimba ini bukanlah uap air biasa; ia adalah hembusan napas waktu yang telah mendingin selama berabad-abad, menggantung tebal laksana tirai beledu kelabu yang menyamarkan batas antara tanah pijakan dan jurang ketiadaan. Pepohonan raksasa berusia ribuan musim berdiri dengan dahan-dahan bengkok yang saling mengunci di ketinggian kanopi, menolak sinar matahari menembus ke lantai humus yang pekat oleh lumut purba. Di tempat inilah Arkan Al Ghazi menjejakkan langkahnya, seorang musafir yang kelana hidupnya telah menghapus rasa gentar dari detak jantungnya.

Arkan bukanlah pemburu harta karun yang dibutakan oleh dongeng emas permata warisan dinasti yang telah runtuh. Jubah kain tenun kasarnya yang berwarna gurun pasir telah koyak di beberapa kelim, bersulam debu dari tujuh padang tandus dan percikan lumpur dari sungai-sungai berarus deras yang pernah ia seberangi. Di punggungnya tersampir ransel kulit sederhana, tempat ia menyimpan jurnal catatan bintang, sebuah gerabah air dari tanah liat liat, dan sebuah kompas kuno peninggalan kakek buyutnya. Jarum kompas kuningan itu sejak tiga purnama lalu tidak lagi patuh pada medan magnet bumi; ia berputar lambat tanpa henti, seolah-olah sedang mencari sesuatu yang tidak berakar pada kutub utara maupun kutub selatan, melainkan pada titik hening di luar batas dunia yang nyata.

Langkah Arkan terasa ringan kendati ranting-ranting basah dan akar-akar gantung kerap mencoba menjegal lututnya. Udara hutan terasa sangat dingin, begitu dingin hingga setiap tarikan napasnya menghembuskan gumpalan uap tipis yang segera larut ke dalam kabut kelam. Sunyi di sini bukan sekadar ketiadaan suara hewan malam atau derit serangga; sunyi ini adalah jenis kesenyap...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Arkan Al Ghazi & Portal Cahaya Abadi
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Ilmu Warisan Leluhur
Jasmine23Pramestia
Novel
The Winter's Hunter
Wuri
Flash
Bronze
Someone in the corner
Elz
Cerpen
Bronze
Duet Maut Penjerat Burung
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Pohon Terkutuk
Freya
Novel
Bronze
Kosan Hantu Ganteng
Xielna
Flash
Si Pembawa Pesan
Ayu Anggun
Novel
Tahukah Anda...?
Amrullah Ibrahim
Flash
Garis Takdir
MAkbarD
Flash
Kurenggut Hidupnya
Via S Kim
Novel
Harga Sebuah Fasad
Zainur Rifky
Cerpen
Bronze
Raja Hutan
Sulton Rizman
Cerpen
Bronze
Bayang Bayang Kaktus Berdarah Seri 04
Christian Shonda Benyamin
Flash
Lukisan Bedhaya Ketawang II
Rifatia
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Arkan Al Ghazi & Portal Cahaya Abadi
Amrullah Ibrahim
Novel
Katakan Ya atau Tidak
Amrullah Ibrahim
Novel
Tahukah Anda...?
Amrullah Ibrahim
Novel
Sastra Tinggi Nan Jenaka
Amrullah Ibrahim
Flash
Kayu Mati yang Mengintai di Sungai Sekampung
Amrullah Ibrahim
Novel
Menembus Tembok Adaptasi
Amrullah Ibrahim
Flash
Celana Melorot Misterius di Rumah Sakit Tua Palembang
Amrullah Ibrahim
Flash
Suara di Balik Daun Talas
Amrullah Ibrahim
Flash
Gadis Cantik Tengah Malam
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Pulang Menuju Pelukan
Amrullah Ibrahim
Novel
Mahkota Yang Terabaikan
Amrullah Ibrahim
Novel
Kidung Tawadhu' di Bawah Langit Mataraman
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Ketika Cinta
Amrullah Ibrahim
Novel
Mahligai Suci Karena Ilahi
Amrullah Ibrahim
Novel
Pengembaraan Cinta Sang Pendekar Langit
Amrullah Ibrahim