Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Apakah Saat Ini, Aku Sedang Patah Hati
15
Suka
10,140
Dibaca

Asa yang biasanya membuncah setiap pagi, kini terasa seperti beban berat yang menekan dada. Semangat yang dulu membara, kini hanya menyisakan abu dingin di sudut hati. Kabarmu baru saja menghantamku lebih keras dari badai terburuk. "Aku belum bisa menjalin hubungan yang serius," katamu, dan nada lembut itu justru mengiris perasaanku lebih dalam. Kata-kata itu terasa seperti racun yang merambat perlahan, mematikan pohon harapan yang sempat tumbuh.

Aku tahu, jauh di lubuk hati yang paling dalam, bahwa itu adalah penolakan yang dibungkus dengan kesantunan. Alasan yang mungkin terdengar ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Bronze
Apakah Saat Ini, Aku Sedang Patah Hati
Ron Nee Soo
Novel
Bronze
Menghitung Hari Dalam Isolasi
Rahellya
Novel
Sepasang Es Krim
Hizbul Ridho
Novel
Bronze
Our First Love Story
Kazehaya Shin
Novel
Aku Pilih Bahagia
Amelia Rasyid
Flash
Memori Pekat si Bungsu
Musrifah Anjali
Skrip Film
Kau Mentariku
Andhika Yudistira Syah Putra
Flash
Kalau saat itu aku tidak diam. . .
lidia afrianti
Novel
Bronze
Stories Of Tasya
ashitaaa19
Skrip Film
Trapped Between Two Boss
Bintang Maharani Rahmania Putri
Cerpen
Cipokan Pertama
E. N. Mahera
Cerpen
Rindu
Aprillia
Cerpen
Bronze
Yan
sukadmadji
Novel
Gold
Satu Hari Bersama Mantan
Falcon Publishing
Novel
Regrets
Fitriyana
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Apakah Saat Ini, Aku Sedang Patah Hati
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Rasa Kehilangan
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Jangan Mencinta Terlalu Dalam
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Memahat Jalan
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Talang Sawah dan Lagu Mangu
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Dalam Cinta Kubertanya?
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Tak ada cerita hari ini
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Kenapa Dia tak Pernah Datang?
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Harapan Baru
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Rahma, Warnaku Abadi
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Sabar adalah Sungai, Senyumanmu adalah Muaranya
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Tiga Hari
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Setiap satu sendok bumbu kacang adalah satu kesempatan yang hilang
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Kembali
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Duet Maut Penjerat Burung
Ron Nee Soo