Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Apa Kabar "Sahabat Selamanya"?
1
Suka
813
Dibaca

Sahabat? Dulu aku punya beberapa. Setidaknya, aku menyebut mereka teman dekat. Namun, mereka menyebutku sahabat.

Aku adalah pribadi yang lebih suka menyendiri, tetapi bukan berarti ingin benar-benar sendiri. Sebelum mengenal mereka, aku lebih sering “disendirikan”. Ya, mungkin itu kata yang paling tepat.

Lalu seseorang datang membawa keceriaan, harapan, dan tanpa ragu menepis sisi dinginku. Ia selalu mengajakku bermain sepulang sekolah. Hari-hariku yang kosong dipenuhi berbagai permainan sederhana khas anak-anak pada masa itu. Sore hari kami pulang membawa aroma matahari di pakaian sebagai oleh-oleh untuk rumah.

Namun persahabatan itu tidak berlangsung lama. K...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Apa Kabar "Sahabat Selamanya"?
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Aku Dan Ariadne
Vitri Dwi Mantik
Cerpen
Wajah yang Berbeda di Setiap Cermin
Nursan
Cerpen
Bronze
ANTARA LAUT DAN LANGIT BANDUNG
angin lembah
Cerpen
Bronze
Lurik
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Catatan Harian Pak Treng
Rafael Yanuar
Cerpen
Bronze
Pagar Depan Rumah
spacekantor
Cerpen
Bronze
Saldo Kosong Hati Pun Hampa
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Jangan takut untuk berbuat baik
Muhamad Maulana Ibrahim
Cerpen
Bronze
Atap
Titin Widyawati
Cerpen
Apel Fuji
Rizky Anna
Cerpen
Bronze
Dari 0 Hingga 0
Monacino
Cerpen
Ginastel di Bulan Bagus
Desto Prastowo
Cerpen
Bronze
Di Titik Aku Memaafkan Diriku Sendiri
Etaryas
Cerpen
bayi
Pipo Vernandes
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Apa Kabar "Sahabat Selamanya"?
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Prank Kesurupan
dian wahyuni
Flash
Bronze
Gadis Kabut
dian wahyuni
Flash
Bronze
Si Tengil Kesayangan
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Ombak Senja yang Berlalu
dian wahyuni
Novel
Bronze
Elemen
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Kutunggu Kau di Perempatan Itu
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Dia Bukan Wali
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Penantian dari Dua Benua
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Tinta Hijauku di Rumah Biru Itu
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Rumah itu, Katanya Berhantu
dian wahyuni