Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Apa Kabar "Sahabat Selamanya"?
1
Suka
1,168
Dibaca

Sahabat? Dulu aku punya beberapa. Setidaknya, aku menyebut mereka teman dekat. Namun, mereka menyebutku sahabat.

Aku adalah pribadi yang lebih suka menyendiri, tetapi bukan berarti ingin benar-benar sendiri. Sebelum mengenal mereka, aku lebih sering “disendirikan”. Ya, mungkin itu kata yang paling tepat.

Lalu seseorang datang membawa keceriaan, harapan, dan tanpa ragu menepis sisi dinginku. Ia selalu mengajakku bermain sepulang sekolah. Hari-hariku yang kosong dipenuhi berbagai permainan sederhana khas anak-anak pada masa itu. Sore hari kami pulang membawa aroma matahari di pakaian sebagai oleh-oleh untuk rumah.

Namun persahabatan itu tidak berlangsung lama. K...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Apa Kabar "Sahabat Selamanya"?
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Saldo Kosong Hati Pun Hampa
Wahyu Hidayat
Cerpen
DUA PULUH HARI YANG TERLEWAT
ibupertiwi
Cerpen
Bronze
TERLAHIR UNTUK BERJUANG
Daniel Sarumaha
Cerpen
Bronze
Prajurit Cahaya
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Must be number one
Ika nurpitasari
Cerpen
Bronze
Jackpot yang Menghancurkan
Wahyu Hidayat
Cerpen
Burung di Luar Sangkar
zain zuha
Cerpen
Counter Clockwise
Nida C
Cerpen
Satu Hari di 2010
Keita Puspa
Cerpen
Bronze
Pukuc Kadit Odlas
Muhaimin El Lawi
Cerpen
Bronze
Gaji Seharga Dignitas
LettersByIn
Cerpen
Dua Ruang Rahasia
Hans Wysiwyg
Cerpen
DIVISI
Terry Tiovaldo
Cerpen
Main Petak Umpet
Titin Widyawati
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Apa Kabar "Sahabat Selamanya"?
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Kutunggu Kau di Perempatan Itu
dian wahyuni
Flash
Bronze
Gadis Kabut
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Ombak Senja yang Berlalu
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Prank Kesurupan
dian wahyuni
Flash
Bronze
Si Tengil Kesayangan
dian wahyuni
Novel
Bronze
Elemen
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Dia Bukan Wali
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Tinta Hijauku di Rumah Biru Itu
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Penantian dari Dua Benua
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Rumah itu, Katanya Berhantu
dian wahyuni