Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Apa Boleh Aku Memilih?
0
Suka
22,823
Dibaca

Hujan malam itu masih menyisakan genangan air di halaman rumah. Dingin masih menyelimuti setiap sudut ruangan yang ada di dalam rumah. Entah mengapa, Sisi justru merasa dirinya kesepian. Lagi-lagi penyebabnya adalah tidak ada orang lain di dalam rumah selain dirinya. Kedua orang tua Sisi selalu sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing, dengan dalih jika itu untuk menunjang kehidupan Sisi agar selalu hidup enak. Tapi nyatanya, gadis yang masih duduk di kelas 3 SMP ini sedang membutuhkan kasih sayang dari orang tuanya.

Sisi berbaring di sofa ruang TV. Sendirian, hanya berteman kan ponsel yang semakin lama semakin membuatnya bosan. Ia butuh teman, teman yang nyata, bukan teman dunia maya.

Di tengah isak tangisnya, seseorang men...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
HUMAN
Human Receh
Cerpen
Bronze
Apa Boleh Aku Memilih?
Fataya
Cerpen
Bronze
Inang
Jasma Ryadi
Novel
Aku dan Doaku kepada Allah
ririri
Novel
Bronze
Tapak Kecil Gayatri
Rinmunchhhii
Novel
Nyonya Awet Muda
Tias Tatanka
Novel
Sangkar Sang Puan
Tya Fitria
Flash
Ketika Bapak Memanggil
Rina F Ryanie
Flash
Merinci Segala
Berkat Studio
Flash
Hutan dan Masalah
Mr.taaaa
Skrip Film
Percobaan pertama
Adelaide vina rae
Novel
Bronze
Tiga Menara
Maulani Salim
Novel
Enigmatic Soul
Nanas-imnida
Novel
Mbah To
Kirana Putri Vebrianti
Novel
Bronze
Ujung Tombak
Aizawa
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Apa Boleh Aku Memilih?
Fataya
Novel
Bronze
Promise For You
Fataya
Cerpen
Bronze
Senyummu Berbeda
Fataya
Cerpen
Bronze
Ada Aku
Fataya
Flash
Bronze
Jangan Peluk Lukamu Sendiri
Fataya
Cerpen
Bronze
Pudar
Fataya
Novel
Why It Is
Fataya
Flash
Bronze
Ibu, Maaf
Fataya
Cerpen
Bronze
Kopi Tanpa Gula
Fataya
Cerpen
Bronze
Ketika Langit Menjadi Saksi
Fataya
Cerpen
Bronze
Akhirnya Kita Bertemu
Fataya