Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Damar dengan wajah sedikit murung keluar dari kamar belakang. Sebelum pergi, pintu tak lupa dikunci gembok. Setelah itu berjalan menuju ruang tengah dengan sesekali menghembuskan napas berat.
Suara pintu kamar utama yang berat terdengar. Damar berhenti, lalu melihat ke arah pintu. Dari dalam muncul sosok wanita dipoles cantik.
"Mau ke mana kamu, Sus?" tanya Damar kaku.
"Biasa Mas, habisin uang sebelum semuanya hilang," jawab Susi membetulkan tas tangannya yang merosot.
"Mas cari uang susah, kamu enak-enakan tinggal buang-buang ke mana saja," ucap Damar kelu.
"Susah darimana? Apa yang mas lakukan itu cuma samaran, yang didapat juga uang panas. Jadi mending buang ke luar dibanding simpan di rumah," ketus Susi.
"Kamu bilang gampang? Susah, bahkan kita sudah kehilangan...." Damar tak berani melanjutkan ucapannya, yang ada malah menangis.
Susi ikut terdiam. Lalu menatap ke arah foto di dinding ruang ten...