Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Andai Ayah Tak Begitu
0
Suka
7,023
Dibaca

Aku terduduk menatap dinding kosong. Pikiran terasa kopong. Batin berharap dunia sedang berbohong.

Silih berganti para tetangga datang memberiku kata-kata penghiburan. Namun, nestapa justru semakin menganga dalam lamunan. Berbagai pengandaian pun turut memperberat hatiku untuk menerima suratan takdir ini.

Bisakah waktu kuputar untuk memperbaiki hari-hari yang dulu? Adakah cara untuk melintasi dimensi, mengunjungi tragedi 15 tahun lalu? Atau bolehkah kemarin berjalan tanpa menggunakan satuan masa?

***

Saat tengah sibuk bekerja, seseorang meneleponku. Dia mengabarkan ibuku tengah berada di kantor polisi bersamanya. Kontan, aku panik. Apa yang sudah diperbuat oleh Ibu?

Aku pun bergegas mengendarai motor menuju kantor polisi. Semoga saja keberadaan Ibu di sana tidak ada sangkut paut dengan tindakan kriminal.

Begitu tiba, aku langsung menemui Ibu di Unit Pelayanan. Berbagai prasangka mengaduk-aduk pikiranku.

“Pak, apa yang Ibu saya perbuat sehingga ia ada di sini?” tanyaku kepada Pak Polisi yang duduk berhadapan dengan Ibu.

Sementara itu, Ibu bagai patung yang duduk dengan pandangan horizontal. Tak ada sapa, tak ada suara yang mengalun dari bibirnya.

“Tenang, Da! Ibu kamu nggak ngelakuin apa-apa,” terang tetangga yang tadi meneleponku.

“Betul, Mas. Ibu Mas ada di sini bukan karena melakukan kejahatan. Ibu Mas sedang memberikan laporan jika anaknya menghilang dari tadi siang,” timpal Pak Polisi.

Lagi. Aku hilang. Padahal, aku sel...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Andai Ayah Tak Begitu
Jasma Ryadi
Cerpen
Messi, Jangan Pindah!
Serenade
Cerpen
Bronze
Sepakbola dan Mimpi
Nur Fathimah Az Zahra Ihsana
Cerpen
Bronze
Uncanny Valley
Damia Nur Shafira
Cerpen
Mie di Kala Hujan
zain zuha
Cerpen
Bronze
ALE
aelan savory keron lewar
Cerpen
Asing Lagi
Septia Arya Nugraha
Cerpen
Ginastel di Bulan Bagus
Desto Prastowo
Cerpen
Bronze
Donat
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
15 Tahun Untuk Apa?
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Cerpen One Shoot
Rani Rosdiana
Cerpen
SEPULUH
Muhammad Sapril
Cerpen
Ssstttt..Jangan Berisik!!!
Khairaniiii savira
Cerpen
Bronze
ANTIMA
glowedy
Cerpen
Bronze
Pending Apologize (Sintas Universe)
Keita Puspa
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Andai Ayah Tak Begitu
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Mana Paket Saya?
Jasma Ryadi
Flash
Jangan Menimpali!
Jasma Ryadi
Flash
Arisa
Jasma Ryadi
Flash
Rumah Tanpa Isinya
Jasma Ryadi
Flash
Aroma Semur
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Data dan Mereka
Jasma Ryadi
Flash
Di Tepi Jurang
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Potongan Tangan
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Efisiensi
Jasma Ryadi
Flash
Mawar yang Tak Menyadari Durinya
Jasma Ryadi
Flash
Kamar 304
Jasma Ryadi
Flash
Gerimis yang Percuma
Jasma Ryadi
Flash
Dekapan yang Hilang
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Gamophobia
Jasma Ryadi