Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Andai Ayah Tak Begitu
0
Suka
7,636
Dibaca

Aku terduduk menatap dinding kosong. Pikiran terasa kopong. Batin berharap dunia sedang berbohong.

Silih berganti para tetangga datang memberiku kata-kata penghiburan. Namun, nestapa justru semakin menganga dalam lamunan. Berbagai pengandaian pun turut memperberat hatiku untuk menerima suratan takdir ini.

Bisakah waktu kuputar untuk memperbaiki hari-hari yang dulu? Adakah cara untuk melintasi dimensi, mengunjungi tragedi 15 tahun lalu? Atau bolehkah kemarin berjalan tanpa menggunakan satuan masa?

***

Saat tengah sibuk bekerja, seseorang meneleponku. Dia mengabarkan ibuku tengah berada di kantor polisi bersamanya. Kontan, aku panik. Apa yang sudah diperbuat oleh Ibu?

Aku pun bergegas mengendarai motor menuju kantor polisi. Semoga saja keberadaan Ibu di sana tidak ada sangkut paut dengan tindakan kriminal.

Begitu tiba, aku langsung menemui Ibu di Unit Pelayanan. Berbagai prasangka mengaduk-aduk pikiranku.

“Pak, apa yang Ibu saya perbuat sehingga ia ada di sini?” tanyaku kepada Pak Polisi yang duduk berhadapan dengan Ibu.

Sementara itu, Ibu bagai patung yang duduk dengan pandangan horizontal. Tak ada sapa, tak ada suara yang mengalun dari bibirnya.

“Tenang, Da! Ibu kamu nggak ngelakuin apa-apa,” terang tetangga yang tadi meneleponku.

“Betul, Mas. Ibu Mas ada di sini bukan karena melakukan kejahatan. Ibu Mas sedang memberikan laporan jika anaknya menghilang dari tadi siang,” timpal Pak Polisi.

Lagi. Aku hilang. Padahal, aku sel...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Looking Back on the Things I've Done, I was Trying to be Someone
kndln
Cerpen
Bronze
Andai Ayah Tak Begitu
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Harta Karun Pembawa Malapetaka
Anggrek Handayani
Cerpen
Selembar Dunia
Rafael Yanuar
Cerpen
Bronze
04 Dia Tabib
Bima Kagumi
Cerpen
Estafet Pulpen
Fionny Dita Arianti
Cerpen
Bronze
Sungai Kecil di Ujung Desa
Ezra Jo
Cerpen
Joko Delivery
Mus'ad Firdaus
Cerpen
Dua Jendela
Dhiyaunnisryna
Cerpen
Marriage Deadline
Nadya Atika
Cerpen
Bintang yang Bernapas di Atas Lazuardi
Ezra Jo
Cerpen
Wanita Gerbong Kereta
Godok
Cerpen
Bernasib Seperti Socrates
Sayidina Ali
Cerpen
Kartini dan Sekolah Terbaiknya
Sucayono
Cerpen
Bronze
Pelanggan Terbaik
Titin Widyawati
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Andai Ayah Tak Begitu
Jasma Ryadi
Flash
Jejak
Jasma Ryadi
Flash
Aroma Pukul Tiga Pagi
Jasma Ryadi
Flash
Akar di Kepala Ibu
Jasma Ryadi
Flash
Mengapa Aku Belum Mati?
Jasma Ryadi
Flash
Aroma Semur
Jasma Ryadi
Flash
Dahlia
Jasma Ryadi
Flash
Anatomi Tempat Tidur
Jasma Ryadi
Flash
Tuhan, Jadikan Hariku Senin Selalu
Jasma Ryadi
Flash
Ikan adalah Luka
Jasma Ryadi
Flash
Diam yang Menghukum
Jasma Ryadi
Flash
Ketika Dosa Berbau
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Bingkai Tak Berujung
Jasma Ryadi
Flash
Terminal
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Punggung yang Patah
Jasma Ryadi