Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
AMUNG
0
Suka
5,039
Dibaca

Amung

Ubaidillah

 

 

Nemangkawi di Puncak Wijaya telah lama dilenyapkan. Orang-orang Amung  tak dapat lagi berhidmat di atas tanah sucinya. Tanah suci yang menyatukan jiwa Amungme. Tak ada altar untuk perjamuan dengan arwah suci leluhurnya. Gunung, lembah, lereng, bukit-bukit, dan segalanya telah dihisap dan dirampas. Sudah lama rasa kehilangan itu jadi kehampaan batin orang-orang Amung. Cerita hidup orang-orang Amung adalah cerita duka. Duka yang menjadi bisa di ujung mata anak panah. Dan kini sudah saatnya melepas anak panah itu pada kekuasaan yang salah.

 

***

Di atas tanah dingin Kwamki, di pinggir hutan, jazad Beanal baru saja dimakamkan. Beberapa orang Amung yang turut dalam pemakaman mulai meninggalkan tanah pemakaman. Kesenyapan turun bersama kabut. Menyekap Abe yang masih duduk termenung di sisi makam Beanal. Wajahnya penuh kedukaan. Ada kesedihan yang dibalut amarah di dadanya. Juga kekecewaan pada Beanal, adik satu-satunya yang amat ia sayangi.

Abe mengambil sesuatu dalam ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
AMUNG
Ubaidillah
Novel
Ganendra
SAKHA ZENN
Novel
25
Imajiner
Flash
Rumpang
Jauza M
Flash
Bronze
Karunia Untuk Hidup Kita
Rere Valencia
Flash
Bronze
Prioritas
Rere Valencia
Novel
Bronze
Alohanani From Paradise
Faatihah Qurrotul Aini
Novel
Mimpi Riana & 22 KM
Restia Bela Pertiwi
Skrip Film
The Superstar Is Fallin (In Love)
Maya Suci Ramadhani
Flash
Lelaki yang Menjelma Burung
Noor H. Dee
Flash
Bronze
Bunga Jeumpa yang Belum Kujumpa di Aceh
Silvarani
Novel
RUMAH MELODI: 3 PEREMPUAN 3 GENERASI
Kagura Lian
Skrip Film
The Rising Legacies
Gadhinia Devi Widiyanti
Skrip Film
Aku, Kamu, Dia , dan Mereka Adalah Kita
Neo Kaspara Widiastuti
Flash
Tidak Sah
Dwi Kurnialis
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
AMUNG
Ubaidillah
Cerpen
Senja Memerahdi Atas Perahu Sopek
Ubaidillah