Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
AMUNG
0
Suka
3,100
Dibaca

Amung

Ubaidillah

 

 

Nemangkawi di Puncak Wijaya telah lama dilenyapkan. Orang-orang Amung  tak dapat lagi berhidmat di atas tanah sucinya. Tanah suci yang menyatukan jiwa Amungme. Tak ada altar untuk perjamuan dengan arwah suci leluhurnya. Gunung, lembah, lereng, bukit-bukit, dan segalanya telah dihisap dan dirampas. Sudah lama rasa kehilangan itu jadi kehampaan batin orang-orang Amung. Cerita hidup orang-orang Amung adalah cerita duka. Duka yang menjadi bisa di ujung mata anak panah. Dan kini sudah saatnya melepas anak panah itu pada kekuasaan yang salah.

 

***

Di atas tanah dingin Kwamki, di pinggir hutan, jazad Beanal baru saja dimakamkan. Beberapa orang Amung yang turut dalam pemakaman mulai meninggalkan tanah pemakaman. Kesenyapan turun bersama kabut. Menyekap Abe yang masih duduk termenung di sisi makam Beanal. Wajahnya penuh kedukaan. Ada kesedihan yang dibalut amarah di dadanya. Juga kekecewaan pada Beanal, adik satu-satunya yang amat ia sayangi.

Abe mengambil sesuatu dalam ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Find The Culprit
mikaji Al daufan
Novel
Antara Kamu dan Guru BK
Mustofa P
Novel
Surat dari Langit
Rahma Yulia Putri
Novel
Bronze
Kita Dibesarkan untuk Kuat, Bukan Bahagia
Desto Prastowo
Cerpen
Bronze
AMUNG
Ubaidillah
Novel
Ruang dan Batas
Sri Winarti
Novel
Bronze
Balada Kacung: The Frontline Warrior
Gie Salindri
Novel
Bronze
Mimpi - Gadis Berkerudung Merah Muda
Imron Mochammad Alghufara
Novel
Maybe, Probably
Pia Devina
Novel
Bronze
jika rindu salah haruskah menyerah (?)
Nia Kurniasih
Skrip Film
Line 00
MiiraR
Flash
Perundingan Utusan Yanto Plongo dengan si Jagoan
Santama
Novel
Taraka
Siska Ambar
Novel
Bronze
Meet you at 0,001% Chance
Antrasena
Novel
Mooncake
Nauval Abdullah
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
AMUNG
Ubaidillah
Cerpen
Senja Memerahdi Atas Perahu Sopek
Ubaidillah