Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
ALIBI
1
Suka
22,276
Dibaca

                      

 ALIBI

 

 Kami memasuki pintu gerbang desa Tadung Kepayang. Segera saja kedua sisi jalan diteduhi rimbunan bambu hijau yang tingginya menyamai pohon kelapa. Rupanya inilah tadi yang kami lihat dari kejauhan sekilas seperti gugusan-gugusan pulau, seperti lukisan-lukisan zaman duhulu yang menggambarkan permai alam pedesaan. Bachdim tak putus-putus merekamnya dengan kamera. Ada gairah alami yang tiba-tiba menjalari rombongan kecil kami. Gairah yang biasa dirasakan seorang gamer ketika mulai dapat memahami pola sebuah permainan.

Decak kagum kami makin menjadi-jadi ketika dua menit kemudian minibus memasuki wilayah desa yang sebenarnya. Di kiri kanan jalan, sejauh mata memandang, hamparan padi menguning hingga ke sisi-sisi perbukitan. Cahaya matahari petang melukisi pemandangan itu dengan membiaskan kembali separuh warna obyek yang terkena terang. Campuran warna antara obyek-obyek alam dan pantulan cahaya matahari petang, membuat kami seakan tersedot ke sebuah negeri impian. Kami melihat ratusan topi dan caping tersebar di segala penjuru ladang. Puluhan gerobak sapi parkir di kedua sisi jalan. Sementara para pengendaranya sendiri merumput dengan damai, terikat pada tonggak-tonggak kayu di sepanjang jalan.

“Saya akan usul ke penerbit, siapapun dia, agar pemandangan ini ditambahakan ke dalam ilustrasi History of Java-nya Raffles! Ini ful klasik!” Bachdim meledak-ledak. “Coba, mana ada di Indonesia lain yang begini? Yang ada cuma abab dan congor pejabat!”

“Jangan-jangan kita tersesat ke dunia paralel nih, ” Titi si jerawat mengulurkan tangan keluar,” mirip banget sama setting Chronickle of Narnia.”

“Gue jadi pingin pipis nih!” Tarzan ternyata tidak bercanda. Minibus berhenti. Si kribo itu turun. Membuka celana dan langsung menunaikan hajatnya dengan menggunakan seekor sapi sebagai tameng. Kedua perempuan dalam rombongan kami melonjak-lonjak kesu...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
ALIBI
Abdurrazzaq Zanky
Flash
Salah Siapa?
Sri Marflowers
Novel
Bronze
LOVE, ANDRA
Embun Pagi Hari
Novel
Rumah Nirmala
Letuceeep
Novel
Othallam Kiss
Azmi
Novel
Gold
KKPK Ibu Baru
Mizan Publishing
Novel
Benih Terlarang
Iis Susanti
Skrip Film
HAPPINESS IN THE LITTLE THINGS
Reiga Sanskara
Flash
Catatan Abad Ini
Noyn
Novel
Wine & Water
Okia Prawasti
Novel
Gold
PCPK My Cake Shop 2
Noura Publishing
Novel
Si Torang, Jenius Dari Rimba
Adlet Almazov
Novel
Nyanyi Sunyi Perimba Terakhir
Dino Rawan Putra
Skrip Film
Impian Dari Ranah Minang
Nayu Lydia
Flash
MAMA MUDA
Rudie Chakil
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
ALIBI
Abdurrazzaq Zanky
Cerpen
Bronze
DZUL
Abdurrazzaq Zanky
Novel
GENOSIDA KESUNYIAN
Abdurrazzaq Zanky
Cerpen
Bronze
NINI TAMBAK
Abdurrazzaq Zanky
Cerpen
Bronze
Tangkara
Abdurrazzaq Zanky
Cerpen
Bronze
Perempuan Dengan Dua Ronce Melati
Abdurrazzaq Zanky