Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
ALIBI
1
Suka
20,486
Dibaca

                      

 ALIBI

 

 Kami memasuki pintu gerbang desa Tadung Kepayang. Segera saja kedua sisi jalan diteduhi rimbunan bambu hijau yang tingginya menyamai pohon kelapa. Rupanya inilah tadi yang kami lihat dari kejauhan sekilas seperti gugusan-gugusan pulau, seperti lukisan-lukisan zaman duhulu yang menggambarkan permai alam pedesaan. Bachdim tak putus-putus merekamnya dengan kamera. Ada gairah alami yang tiba-tiba menjalari rombongan kecil kami. Gairah yang biasa dirasakan seorang gamer ketika mulai dapat memahami pola sebuah permainan.

Decak kagum kami makin menjadi-jadi ketika dua menit kemudian minibus memasuki wilayah desa yang sebenarnya. Di kiri kanan jalan, sejauh mata memandang, hamparan padi menguning hingga ke sisi-sisi perbukitan. Cahaya matahari petang melukisi pemandangan itu dengan membiaskan kembali separuh warna obyek yang terkena terang. Campuran warna antara obyek-obyek alam dan pantulan cahaya matahari petang, membuat kami seakan tersedot ke sebuah negeri impian. Kami melihat ratusan topi dan caping tersebar di segala penjuru ladang. Puluhan gerobak sapi parkir di kedua sisi jalan. Sementara para pengendaranya sendiri merumput dengan damai, terikat pada tonggak-tonggak kayu di sepanjang jalan.

“Saya akan usul ke penerbit, siapapun dia, agar pemandangan ini ditambahakan ke dalam ilustrasi History of Java-nya Raffles! Ini ful klasik!” Bachdim meledak-ledak. “Coba, mana ada di Indonesia lain yang begini? Yang ada cuma abab dan congor pejabat!”

“Jangan-jangan kita tersesat ke dunia paralel nih, ” Titi si jerawat mengulurkan tangan keluar,” mirip banget sama setting Chronickle of Narnia.”

“Gue jadi pingin pipis nih!” Tarzan ternyata tidak bercanda. Minibus berhenti. Si kribo itu turun. Membuka celana dan langsung menunaikan hajatnya dengan menggunakan seekor sapi sebagai tameng. Kedua perempuan dalam rombongan kami melonjak-lonjak kesu...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
ALIBI
Abdurrazzaq Zanky
Novel
Bronze
Gelinang
Hasan Danakum
Novel
Bronze
Serendipity's Paradox
nandini s
Flash
SHIKI -Anak Anjing yang Baik- part 1
Kosong/Satu
Flash
Bronze
Kuda Troya 2029
Silvarani
Novel
Bronze
Half Brother's
Hideyo Sakura
Novel
Bronze
KENNIE
Asrina Lestari
Skrip Film
It's Me, J
Maria Ulfa
Novel
cinta sejati
yopi
Komik
The Old Man
KeLie
Flash
Titik Buta
BANYUBIRU
Cerpen
Kucing
Edelweiss
Novel
VENUSTRA
Rezkya Laras
Novel
Bronze
Dia Tentang Cinta
febriani nuraizah
Flash
Bronze
Penyala Bara
Rere Valencia
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
ALIBI
Abdurrazzaq Zanky
Cerpen
Bronze
NINI TAMBAK
Abdurrazzaq Zanky
Cerpen
Bronze
Tangkara
Abdurrazzaq Zanky
Cerpen
Bronze
DZUL
Abdurrazzaq Zanky
Cerpen
Bronze
Perempuan Dengan Dua Ronce Melati
Abdurrazzaq Zanky
Novel
GENOSIDA KESUNYIAN
Abdurrazzaq Zanky