Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Aku Ingin Mudik, Tapi Tidak Bisa
62
Suka
15,502
Dibaca

Layar HP tersebut menyala, mempertontonkan sebuah notifikasi panggilan telepon. Tanpa berlama-lama, Lina, wanita berumur 30 tahun itu, meraih HP kesayangannya dan menerima panggilan telepon.

“Halo, ini…”

“Lina, ini Mama. Apa kabar?”

“Ah, Mama, Lina baik-baik saja. Mama bagaimana?”

Alhamdulillah, sehat-sehat saja, kok. Adik-adikmu juga masih sehat di sini.”

Lina mengembuskan napas lega.

“Mama ada keperluan apa, sih, sampai telepon-telepon segala? Uang SPP Tina belum dibayar, ya? Atau, aku lupa kasih uang belanja buat Mama?”

“Enggak, enggak, bukan karena itu, Nak. Mama mau tanya, untuk lebaran tahun ini kamu pulang, enggak?”

Insya Allah aku bakal pulang, Ma. Aku usahakan, ya. Tapi jangan terlalu berharap.”

“Oh, begitu, ya. Gaji kamu s...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Novel
KEPADA AKHIRNYA
QQ
Novel
Bronze
Intact Yet Broken
Fann Ardian
Novel
Dibalik Peluh Ibu
Mahliana
Novel
Who am i
aditya
Novel
Bronze
Sepatu untuk Riyani
Vhira andriyani
Skrip Film
KOMPLEKSITAS
Albert Stefanus
Skrip Film
Pesan di Lembar Terakhir
Rika Kurnia
Cerpen
Bronze
Aku Ingin Mudik, Tapi Tidak Bisa
Kiara Hanifa Anindya
Novel
Bronze
METAMORFOSA
Sri Maryani
Novel
Bronze
I Love You, Mom
Deianeira
Novel
Kaca Penuju Surga
hera zenia
Novel
Gold
I Love Cat
Mizan Publishing
Novel
Gold
PCPK Art Academy
Noura Publishing
Novel
Bronze
FULAN
Avisena Sirr Zafran
Skrip Film
Junior & Jameela (script)
amor
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Aku Ingin Mudik, Tapi Tidak Bisa
Kiara Hanifa Anindya
Novel
Even They Can Cry
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Bronze
Penulis Cilik
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Bronze
Bertemu Ajak di Thailand
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Cerpen Rara
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Secangkir Kopi untuk Kakek Husni
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Bronze
Pak Guru Says!
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Gara-gara Uang
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Putri Kesayangan
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Hari-hari Sial buat Linda
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Guru Marah
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Bronze
Mengapa Kita Perlu Membantu Proses Penyerbukan?
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Bronze
Jalan yang Kamu Pilih Adalah Jalan Menuju Kebaikan
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Menampung Air Hujan
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Bronze
Bukan Sekedar Perjalanan
Kiara Hanifa Anindya