Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Ada Apa Dengan Cinta?
0
Suka
11,890
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

"Ly, sudah lebih setengah bulan kamu disini, untunglah banyak tamu yang terkesan akan penampilan dan servis kamu, dan banyak yang kembali menjadi langganan tetapmu" kata Om Lok memulai pembicaraan, tidak bisaanya Om Lok mengajakku ngobrol seperti ini, pasti ada yang perlu dibicarakan serius. Bisanya tiap minggu dia memberiku uang hasil kerjaku selama seminggu atau bukti transfer ke rekeningku langsung dia pulang, tapi kali ini lain.

"Emangnya ada apa Om" kataku to the point karena penasaran

"Ly, mau nggak mencoba yang lain?" tanyanya menjawab rasa penasaranku.

"Maksudnya?" aku tambah nggak ngerti.

"Maksud Om, begini.. mau nggak kamu main bertiga, melayani dua tamu sekaligus, uangnya gede lho" jelasnya langsung membuat aku muak mendengarnya.

"Om ini aneh aneh saja, melayani dua laki laki sekaligus kan ribet urusannya Om, mana bisa aku memuaskan mereka berdua secara bersamaan, ntar dibilang servisku nggak bagus, lagian orangnya ada kelainan jiwa kali" tanyaku polos sedikit tersinggung, aku memang sering melihat di VCD tentang sex bertiga, tapi itu aku anggap hanya dilakukan hanya di film dan orangnya pasti punya kelainan atau fantasi yang kebablasan.

"Siapa bilang melayani dua laki laki sekaligus, justru kerja kamu lebih ringan karena orangnya ini akan datang dengan istrinya, uangnya lumayan gede lho"

"Ha?? Om ini ada ada saja, mana ada orang ngajak istrinya untuk selingkuh dengan wanita lain, gila kali" jawabku sewot merasa dibodohi Om Lok.

"Kamu mau nggak?, kalo nggak mau Om kasih ke yang lain, kamu primadonaku selalu mendapat prioritas pertama, yang jelas uangnya bisa dobel sementara kerjamu lebih ringan karena ada wanita lain yang meringankan kerjamu" bujuk Om Lok.

Aku diam saja mencoba memahami jalan pikiran Om maupun tamu aneh itu.

"Entahlah Om, aku pikir pikir dulu" jawabku bingung tak bisa mengambil keputusan untuk hal aneh yang tak terduga semacam itu.

"OK, kasih aku jawaban setelah tamu terakhirmu pulang, jangan lewat besok pagi atau anak lain yang mengambil kesempatan ini" ancamnya sebelum keluar kamar.

Aku tidak sempat berpikir lebih jauh karena tak berselang lama tamuku sudah datang menemuiku.

Selama melayani dia aku tak bisa konsentrasi penuh, justru lebih banyak memikirkan tawaran Om Lok, banyak pertimbangan yang aku pikirkan selain materi tentu saja.

Aku tak tahu apakah tamuku ini mengetahui apa nggak, untungnya dia tamu baru bukan pelanggan yang sudah pernah datang, jadi dia tak bisa membedakan pela...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp9.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Bronze
Ada Apa Dengan Cinta?
Tirani
Cerpen
Bronze
Satu nama yang diam
ayu
Flash
Bronze
Menunggumu Hingga Aku Jemu
Aspasya
Cerpen
Bronze
Kabut di Balik Jendela Kamar Nomor Tujuh
deryl
Novel
Bronze
Bukan Wanita Pengganti
melia andari
Cerpen
Bronze
Hujan di Kota Pelangi
Muhammad Ahnaf Putranto
Novel
Anantara Rasa
JAI
Komik
Love in Soy Sauce Bottle
yanagi kaichu
Novel
Catatan Senja
Denesa Ekalista
Novel
April's Diary
Desi Ra
Novel
Cek Ombak (Melulu)
Rina F Ryanie
Novel
Hellow, Sir!
KiM Latte
Novel
Terpikat Istri Kecil Sexy
Noercahyawati
Novel
Gold
Naga, Jangan Bucin!
Bentang Pustaka
Novel
Gold
Drama
Bentang Pustaka
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Ada Apa Dengan Cinta?
Tirani
Cerpen
Bronze
Sahabat Terindah
Tirani
Cerpen
Bronze
Gairah Sang Karyawati
Tirani