Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Abah Anom
0
Suka
3,332
Dibaca

Abah Anom itu, beliau adalah sesepuh di Dusun Cadas ini. Saya cucunya, saya rindu, dan ingin menemuinya sore ini. Seingat saya, ketika saya masih berusia sembilan tahun. Dan sekarang saya memperoleh gelar sarjana ilmu sosiologi.

Kemudian sekarang aktif sebagai pegiat kebudayaan di dusun saya ini. Abah, sepuluh tahun lalu, beliau pernah menghembuskan sebuah kabar cukup menakutkan di tengah masyarakat Dusun Cadas.

Saya masih ingat betul, Abah ada bilang seperti ini waktu itu, katanya; 'Itu adalah tradisi lisan di dusun ini. Dan barang siapa melanggar pantangan itu, ia dan keluarganya akan mendapat mala petaka.' Itulah mengapa, saya ingin menemuinya. Tentu, hendak menanyakan kebenaran dari perkataan itu tadi.

Bagi saya ini penting, saya masih belum terima. Jika pantangan itu adalah sebuah mittos di dusun ini. Alih-alih melestarikan nilai kebudayaan. Justru malah memenjarakam masyarkat karena suatu ego sektoral semata. Dan kali ini, saya akan mendebat Abah.

"Ikin Sodikin, mau ke mana bawa-bawa kendi? Mau nengok kebun jagungnya yaa...," ucap seorang petani, P...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Abah Anom
Rafi Asamar Ahmad
Novel
Gold
Alibaba`s World
Noura Publishing
Novel
Hujung Tanah
Nikodemus Yudho Sulistyo
Flash
Di Balik Surat untuk Kartini
Penulis N
Novel
Gold
Ahok
Noura Publishing
Novel
Bronze
Pengantin Sengkolo
A.A.Pusung
Novel
Ma, Pa. Hari ini aku ulang tahun
Langgeng Ikhtiar Pribadi
Novel
UMBRA
Dina prayudha
Novel
HILANG
rizky al-faruqi
Novel
Antara Bayang dan Cita
Kurokami
Novel
A BLOOD OF CREATION
Arata Kaivan
Novel
Semanis Putu Ayu Sepahit Mimpi
Kellandrea Maisel
Flash
Bronze
Pesan Sang Kaisar
Ahmad Muhaimin
Novel
DIKEJAR DOSA
Donny Sixx
Novel
Bronze
Antara Kamu dan Dia
Risti Windri Pabendan
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Abah Anom
Rafi Asamar Ahmad
Cerpen
Bronze
Tidak Mengenal Usia
Rafi Asamar Ahmad
Cerpen
Bronze
Saling Mengisahkan
Rafi Asamar Ahmad
Cerpen
Bronze
Percaya Atau Tidak
Rafi Asamar Ahmad
Cerpen
Bronze
Pulang Dengan Tangan Kosong Kedua Kalinya
Rafi Asamar Ahmad
Cerpen
Bronze
Si Bob
Rafi Asamar Ahmad