Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Abah Anom
0
Suka
1,171
Dibaca

Abah Anom itu, beliau adalah sesepuh di Dusun Cadas ini. Saya cucunya, saya rindu, dan ingin menemuinya sore ini. Seingat saya, ketika saya masih berusia sembilan tahun. Dan sekarang saya memperoleh gelar sarjana ilmu sosiologi.

Kemudian sekarang aktif sebagai pegiat kebudayaan di dusun saya ini. Abah, sepuluh tahun lalu, beliau pernah menghembuskan sebuah kabar cukup menakutkan di tengah masyarakat Dusun Cadas.

Saya masih ingat betul, Abah ada bilang seperti ini waktu itu, katanya; 'Itu adalah tradisi lisan di dusun ini. Dan barang siapa melanggar pantangan itu, ia dan keluarganya akan mendapat mala petaka.' Itulah mengapa, saya ingin menemuinya. Tentu, hendak menanyakan kebenaran dari perkataan itu tadi.

Bagi saya ini penting, saya masih belum terima. Jika pantangan itu adalah sebuah mittos di dusun ini. Alih-alih melestarikan nilai kebudayaan. Justru malah memenjarakam masyarkat karena suatu ego sektoral semata. Dan kali ini, saya akan mendebat Abah.

"Ikin Sodikin, mau ke mana bawa-bawa kendi? Mau nengok kebun jagungnya yaa...," ucap seorang petani, P...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Abah Anom
Rafi Asamar Ahmad
Novel
Bronze
Sepotong Tangan Kanan
Neza
Novel
Bronze
Terakhir Kali Kita Tidak Jadi Asing
Ahmad Wahyudi
Novel
Bronze
Antara Kamu dan Dia
Risti Windri Pabendan
Novel
Putri yang Terbuang dari Kerajaan Mahajaya.
Winda Christanti
Flash
Kalah Sebagai Manusia
Aneidda
Novel
CORONA DITANGAN MANUSIA
Rizal Azmi
Flash
Bronze
Merah-Merahnya Toko Merah
Silvarani
Cerpen
Luweng Grubug
Tia Dia
Flash
Salah - Benar?
Drew Andre A. Martin
Novel
Gold
Meditations
Noura Publishing
Novel
Gold
Digital Nation Movement
Bentang Pustaka
Cerpen
Henkjan & Hantu Pabrik Gula (1)
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Novel
Bronze
Kisah Tak Berujung
Savana Radiani
Flash
1873: Geger Sekolah Fort de Kock
snang.tjarita
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Abah Anom
Rafi Asamar Ahmad
Cerpen
Bronze
Percaya Atau Tidak
Rafi Asamar Ahmad
Cerpen
Bronze
Pulang Dengan Tangan Kosong Kedua Kalinya
Rafi Asamar Ahmad
Cerpen
Bronze
Si Bob
Rafi Asamar Ahmad
Cerpen
Bronze
Tidak Mengenal Usia
Rafi Asamar Ahmad
Cerpen
Bronze
Saling Mengisahkan
Rafi Asamar Ahmad