Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Seorang petani kehilangan tanahnya. Seorang ayah kehilangan keluarganya. Sebuah negeri kehilangan kemampuannya untuk mendengar.
Malam Sebelum Panggilan adalah kisah pembuka dari Negeri Sonoharu sebuah drama psikologis dan kritik sosial yang mengikuti malam terakhir seorang petani sebelum tragedi mengubah arah sejarah. Ketika cahaya layar ponsel menjadi satu-satunya penerang di sebuah lumbung yang gelap, pembaca diajak menyaksikan bagaimana sebuah keputusan pribadi ternyata terhubung dengan sistem yang jauh lebih besar daripada yang pernah dibayangkan.
Sebuah prolog yang sunyi, puitis, sekaligus mengguncang
Premis
Seorang petani yang terjerat kecanduan judi digital kehilangan tanah, keluarga, dan harga dirinya. Tragedi pribadinya menjadi pintu masuk untuk mengungkap sistem sosial, ekonomi, dan politik yang perlahan menggerogoti Negeri Sonoharu.
Pengenalan Tokoh
Di Desa Argasari, Pak Darman menggadaikan sawah demi mengejar harapan palsu dari sebuah aplikasi judi digital. Dalam satu malam, seluruh uang pinjaman yang menjadi sandaran keluarganya lenyap.
Di tengah lumbung tua, hanya ditemani cahaya layar ponsel yang retak, ia menghadapi rasa bersalah yang tak lagi mampu ditanggung. Kenangan tentang keluarga, tanah warisan, dan nasihat ayahnya bercampur dengan notifikasi aplikasi yang terus memanggil.
Ketika fajar menyingsing, sebuah tragedi terjadi.
Namun kematian Pak Darman bukanlah akhir cerita. Kamera perlahan menjauh dari lumbung menuju desa, kota, jaringan kabel bawah laut, hingga pusat data dunia, memperlihatkan bahwa tragedi seorang manusia hanyalah bagian kecil dari sistem yang terus bekerja tanpa mengenal belas kasihan. Dari peristiwa inilah kisah besar Negeri Sonoharu dimulai.